Pencurian Modul BTS Bikin Sinyal Hilang dan Puluhan Miliar Melayang
GH News July 19, 2026 01:09 AM
Jakarta -

Sindikat pencurian modul base transceiver station (BTS) diungkap Satresmob Bareskrim Polri. Tak hanya merugikan pihak perusahaan penyedia jaringan seluler, pencurian itu juga membuat pelanggan kehilangan sinyal.

Pencurian modul BTS itu menyebabkan ribuan pelanggan di sejumlah wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat (Jabar). Pihak perusahaan juga mengalami kerugian puluhan milar rupiah.

"Akibat ulah komplotan ini, kerugian materiil yang dialami pihak operator telekomunikasi diperkirakan menembus Rp 60 miliar," kata Kasat Resmob Bareskrim Polri Polri Kombes Arsya Khadafi dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

Polisi menyita 38 unit modul BTS berbagai tipe, telepon genggam (handphone/HP), identitas pelaku, dan kendaraan operasional. Hilangnya komponen vital ini berimbas langsung pada lumpuhnya jaringan telekomunikasi masyarakat.

"Kerugian immaterial yang jauh lebih besar juga dirasakan masyarakat akibat terputusnya akses komunikasi yang mengganggu aktivitas bisnis dan harian," ucap dia.

Terungkapnya Kasus dan Pelaku Ditangkap

Kasus ini terungkap saat pihak penyedia jaringan seluler dan internet berulang kali kehilangan perangkat modul BTS. Kasus ini kemudian dilaporkan ke kepolisian.

Melalui analisis rekaman CCTV dan pelacakan lapangan, polisi dapat mengidentifikasi para pelaku. Diketahui, para pelaku menyamar sebagai teknisi resmi dan datang menggunakan mobil Toyota Avanza hitam.

Bareskrim membongkar jaringan pencuri dan penadah perangkat modul BTS yang menyebabkan hilangnya sinyal internet dan seluler. Kerugian sekitar Rp 60 miliar. (dok Ist)Bareskrim membongkar jaringan pencuri dan penadah perangkat modul BTS yang menyebabkan hilangnya sinyal internet dan seluler. Kerugian sekitar Rp 60 miliar. (dok Ist)

Para pelaku memiliki kemampuan teknis karena pernah bekerja di bidang jaringan telekomunikasi. Mereka juga berkomplot dengan oknum pegawai aktif.

"Para pelaku memanfaatkan pengetahuan dan akses yang mereka miliki sebagai mantan pekerja atau vendor instalasi jaringan. Dengan membawa peralatan kerja standar, mereka membongkar box modul BTS tanpa memicu kecurigaan warga sekitar," katanya.

Polisi menangkap beberapa tersangka utama, di antaranya: AN dan ASA selaku eksekutor pencurian, RR: mantan teknisi (sapron) instalasi yang membobol wilayah Kalisari, Jaktim, dan GA selalu penadah dan pengepul barang curian.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 477 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (curat) serta Pasal 591 KUHP tentang Penadahan.

4 DPO Diburu

Berdasarkan laporan dari Polsek Taktakan, tim gabungan juga menyisir wilayah hukum Polresta Serang Kota. Di wilayah Banten ini, petugas mengidentifikasi aksi pencurian di 5 lokasi berbeda yang dilakukan oleh oknum karyawan vendor aktif dengan menggunakan mobil Daihatsu Sigra.

Pelaku mencuri sebanyak 15 unit modul BTS dan menjualnya kepada penadah lokal berinisial IG alias Kinoy di Kabupaten Lebak, Banten. IG bersama 3 pelaku lainnya di Jakarta saat ini statusnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Bareskrim membongkar jaringan pencuri dan penadah perangkat modul BTS yang menyebabkan hilangnya sinyal internet dan seluler. Kerugian sekitar Rp 60 miliar. (dok Ist)Polisi menunjukkan salah satu jenis modul BTS yang dicuri para pelaku hingga menyebabkan hilangnya sinyal internet dan seluler. (dok Ist)

Dari hasil pemeriksaan mendalam terhadap tersangka Adhia, ditemukan aliran dana mencurigakan sebanyak 11 kali transaksi perbankan senilai puluhan juta rupiah kepada tersangka Ryan.

Bareskrim Polri menegaskan akan terus mengejar para pelaku lain yang masih buron, memburu penadah lokal di wilayah Karawang dan Lebak, serta menelusuri alur distribusi internasional guna memutus rantai hitam pencurian infrastruktur negara ini sampai ke akarnya.

Jaringan di Bangkok Thailand

Para pelaku diduga dikendalikan warga negara asing dari luar negeri. Para pelaku juga mengirim modul BTS yang dicuri ke luar negeri.

"Sindikat ini dikendalikan oleh jaringan internasional. Modul BTS yang berhasil dicuri dikumpulkan oleh pengepul lalu dikirim ke luar negeri melalui jasa ekspedisi atas arahan seorang warga negara asing (WNA), Jason Zhang yang diduga berada di Bangkok, Thailand," kata Arsya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.