TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Bappenas Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy menyampaikan keynote speech sekaligus membuka Musyawarah Nasional (Munas) IV Perhimpunan Insinyur dan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Tahun 2026 di Hotel Artotel Senayan, Jakarta, Sabtu (18/7/2026).
Munas IV PISPI tahun ini mengangkat tema 'Swasembada Pangan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045'.
Dalam paparannya, Prof Rachmat menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan transformasi ekonomi nasional.
Dijelaskan bahwa Indonesia akan menghadapi peningkatan jumlah penduduk hingga sekitar 324 juta jiwa pada tahun 2045, dengan mayoritas berada pada usia produktif.
Baca juga: Sekjen Kemendagri: Rangkul Penyuluh Pertanian sebagai Upaya Wujudkan Swasembada Pangan
"Sehingga kondisi tersebut menuntut peningkatan produktivitas pertanian, penguatan kualitas
sumber daya manusia, serta penciptaan lapangan kerja yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.
Antara lain melalui transformasi sektor pertanian yang didorong penerapan smart agriculture, digitalisasi data pangan, mekanisasi, biofortifikasi, serta penguatan riset dan inovasi.
Dalam hal ini PISPI diharapkan bisa berperan aktif apalagi organisasi ini telah melakukan rebranding organisasi dengan logo baru, mesti semakin terasa kiprah dan kontribusinya.
'Presiden Prabowo sangat berpihak pada sektor pertanian. Ini semakin ditegaskan dan untuk pertamakalinya dalam sejarah ada Menteri Koordinator bidang Pangan," ujarnya.
Hal Ini, menurut dia, menjadi momentum penting bagi PISPI untuk hadir dan berperan nyata menjadi bagian dari solusi.
PISPI merupakan organisasi profesi yang menghimpun para intelektual, akademisi, peneliti, dan praktisi pertanian.
Organisasi ini berfungsi sebagai wadah untuk menghimpun gagasan, riset, dan inovasi guna mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional.
Baca juga: Bulog Perkuat Penyerapan Panen dan Stabilisasi Harga untuk Swasembada Pangan Berkelanjutan
Pendiri dan ketua umum pertama PISPI adalah Prof. Dr. Arif Satria, M.Si yang saat ini menempati posisi strategis sebagai Kepala BRIN dan Dewan Pakar PISPI Prof. Dr. Rachmat Pambudy, MS yang menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas.
Sekjen PISPI Demisioner, Kamhar Lakumani, mengatakan Munas IV ini dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri para pendiri, pengurus pusat dan pengurus wilayah dari 18 provinsi yang mengikuti secara langsung, selebihnya melalui daring.
Setelah menerima laporan pertanggung jawaban pengurus yang disampaikan Koordinator Presidium Dr. Ir. Agus Ambo Djiwa, MP didampingi Sekjen Kamhar Lakumani, SP, MM pada Munas ini juga menetapkan Prof. Dr. Achmad Tjahya Nugraha, SP, MP yang saat ini menjadi Kepala Sekretariat Kantor Staf Presiden (KSP) sebagai Ketua Umum periode 2026-2031 secara aklamasi.