Jude Bellingham Kembali Dikritik, Istri Valentin Barco Sebut Dirinya 'Tidak Berguna' Setelah Insiden di Piala Dunia
Aurora Nightingale July 19, 2026 02:58 AM

Momen panas antara Jude Bellingham dan Valentin Barco setelah kekalahan Inggris dari Argentina di semifinal Piala Dunia kembali menjadi sorotan. Istri Barco, yang juga model dan influencer, Yaz Juareguy, secara terbuka mengkritik bintang tim nasional Inggris itu di media sosial usai pertandingan. Ia membagikan foto yang memperlihatkan Bellingham tampak memukul kepala Barco sambil menulis bahwa 'lebih baik berbicara di lapangan', sebelum kemudian menyebutnya 'tidak berguna'. Komentarnya muncul setelah kemenangan dramatis Argentina dengan skor 2-1.

Istri Valentin Barco membela suaminya setelah insiden dengan Jude Bellingham

Insiden tersebut terjadi di akhir pertandingan, tepat setelah Enzo Fernandez mencetak gol penyama kedudukan dari jarak jauh pada menit ke-85. Tak lama setelah gol tersebut, Valentin Barco berlari ke lapangan dan merayakan di depan para pemain Inggris, alih-alih bergabung dengan rekan setimnya dari Argentina di dekat bendera pojok.

Beberapa saat kemudian, kamera televisi menangkap momen ketika Jude Bellingham tampak menyentuh bagian belakang kepala Barco saat para pemain berkumpul. Alasan pasti di balik reaksi Bellingham belum jelas pada saat itu, namun rekaman lanjutan yang memperlihatkan selebrasi Barco memberikan konteks lebih lanjut tentang apa yang mungkin memicu pertukaran tersebut.

Setelah pertandingan berakhir, Yaz Juareguy memposting foto momen itu di media sosial. Ia menulis, 'Lebih baik berbicara di lapangan.' Ia menutup unggahannya dengan kata 'Muerto', yang secara harfiah berarti 'mati' dalam bahasa Spanyol, namun dalam konteks ini secara luas dipahami sebagai 'tidak berguna'.

Juareguy kemudian menghapus unggahan pertamanya setelah menerima kritik dari sejumlah pengguna media sosial. Namun, ia tidak mengubah pendiriannya. Sebaliknya, ia memposting pesan baru untuk membela Barco dan mempertanyakan reaksi publik terhadap insiden tersebut.

Ia menulis, 'Saya tidak tahu bahwa sekarang kita tidak boleh merayakan gol, tetapi justru boleh mendukung seseorang yang berbuat kekerasan. Pindah saja ke olahraga lain kalau hanya mau menangis begitu banyak. Selamat siang.'

Barco sendiri tidak bermain dalam semifinal tersebut dan hanya menjadi pemain cadangan yang tidak digunakan sepanjang pertandingan. Sementara itu, Bellingham merupakan salah satu pemain kunci Inggris selama turnamen dan telah mencetak enam gol sebelum laga semifinal.

Baik Bellingham maupun pihak tim Inggris belum memberikan tanggapan publik atas komentar Juareguy setelah pertandingan. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari FIFA terkait insiden tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.