BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tanah Bumbu bersama Komunitas Pemancing Keren (KPK) Batulicin menggelar kampanye pelarangan aktivitas penangkapan ikan ilegal (destructive fishing) di kawasan pesisir setempat.
Kegiatan tersebut ditandai dengan pembentangan spanduk imbauan stop destructive fishing sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem dan habitat perairan di Kabupaten Tanah Bumbu.
Kasat Polairud Polres Tanah Bumbu, Ipda Akhmad Ubaidillah, yang juga merupakan bagian dari komunitas tersebut, mengajak seluruh masyarakat dan para pehobi memancing untuk aktif menjaga kelestarian habitat ikan, baik di perairan air tawar maupun air asin.
"Kita ini pencinta sungai dan laut. Karena cinta, kita harus jaga," ujar Ipda Akhmad Ubaidillah, Minggu (19/6/2026).
Baca juga: Polisi Geledah Sejumlah Pelajar di Batulicin Tanahbumbu, Kedapatan Nongkrong Hingga Tengah Malam,
Baca juga: BREAKING NEWS- Bus Tambang dan Minibus Pariwisata Tabrakan di Jorong Tanahlaut, 19 Orang Terluka
Ia menjelaskan bahwa penggunaan alat setrum, bom ikan, maupun racun merupakan tindakan yang merusak karena memotong siklus hidup biota laut dengan membunuh induk, anak, hingga telur ikan.
Menurutnya, pengawasan ketat harus dilakukan agar kekayaan perairan seperti ikan baung, jelawat, dan kakap dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang.
"Mari kita lestarikan. Kalau melihat ada pelaku illegal fishing, jangan ragu lapor. Biar ditindak sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.
Selain pengawasan di sektor perairan, Ipda Akhmad Ubaidillah juga mengingatkan para pemancing untuk meningkatkan kewaspadaan saat berada di daratan, mengingat wilayah Kalimantan Selatan saat ini tengah menghadapi cuaca panas ekstrem.
"Untuk kawan-kawan pemancing di darat, tolong jangan buang puntung rokok sembarangan. Satu puntung bisa membakar hutan. Hobi kita jangan jadi bencana," imbaunya.
Kampanye dan dokumentasi bersama di tepi pantai tersebut menjadi simbol penegasan komitmen para pemancing untuk mengutamakan kelestarian lingkungan serta menjaga keberadaan populasi ikan demi masa depan.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin)