TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK – Bagi para petualang sejati, kekayaan alam di pedalaman Kalimantan Barat seolah menjadi ruang eksplorasi yang tidak ada habisnya.
Salah satu mahakarya alam tersembunyi yang menawarkan tantangan fisik ekstrem sekaligus panorama magis adalah Air Terjun Bedawan (atau yang kerap disebut warga lokal sebagai Air Terjun Bedawat).
Secara administratif, surga tersembunyi ini bertempat di Desa Sempatung Lawek, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak.
Berada di ketinggian dataran sekitar 200 hingga 400 meter di atas permukaan laut (mdpl), air terjun ini mengalir deras di sepanjang jalur Sungai Bedawan, yang merupakan salah satu anak Sungai Jambu.
Daya tarik utama Air Terjun Bedawan terletak pada karakteristiknya yang bertipe multi-step. Artinya, air terjun ini memiliki banyak undakan bertingkat dengan aliran air yang sangat deras.
Keunikan inilah yang membuat total ketinggian vertikal keseluruhan dari air terjun ini bahkan belum diketahui secara pasti hingga saat ini.
Tak jauh dari keberadaan Air Terjun Unga, Bedawan terisolasi dengan aman di tengah hutan hujan tropis Kalimantan yang masih sangat murni.
Baca juga: Potensi Air Terjun Riam Ringin, Destinasi Wisata Alam Alami di Kabupaten Landak
Berada di sini, pengunjung akan disuguhi profil hutan hujan yang eksotis. Pohon-pohon kayu berukuran raksasa menjulang tinggi membentuk kanopi alam, menjadi rumah bagi beraneka ragam anggrek liar yang menempel di batang-batang kokoh secara menjuntai.
Di bagian lantai hutan, aneka ragam pohon perdu tampak subur menutupi tanah berhumus tebal.
Mengingat lokasinya yang berada jauh di dalam hutan, perjalanan menuju Air Terjun Bedawan memerlukan persiapan matang. Jika titik awal Anda dimulai dari Kota Ngabang, Anda harus berkendara menggunakan mobil selama sekitar satu jam untuk mencapai pusat Kecamatan Serimbu.
Tantangan berikutnya dimulai dari Serimbu. Perjalanan wajib dilanjutkan menggunakan sepeda motor karena rute menuju Desa Dange Aji mengharuskan Anda melewati tiga buah jembatan gantung kayu yang sempit.
Setibanya di Dange Aji, setiap pengunjung diwajibkan melapor kepada Kepala Dusun setempat.
Proses ini penting untuk meminta izin masuk kawasan sekaligus menitipkan kendaraan bermotor, sebab akses transportasi roda dua maupun roda empat sepenuhnya terputus di titik ini.
Berikut adalah beberapa tips penting bagi Anda yang berencana melakukan ekspedisi ke Air Terjun Bedawan, Kabupaten Landak, agar perjalanan aman dan menyenangkan:
1. Persiapan Fisik dan Stamina
Olahraga Kardio Sebelumnya: Mengingat waktu trekking jalan kaki mencapai 5 jam dengan medan naik-turun bukit, lakukan latihan fisik (seperti jogging atau jalan santai) seminggu sebelum keberatan.
Kondisi Fit: Pastikan tubuh sedang tidak dalam kondisi demam atau cedera otot. Jangan memaksakan diri jika kondisi fisik kurang prima.
2. Logistik dan Perbekalan
Bawa Makanan Instan & Tinggi Kalori: Bawa perbekalan yang praktis namun padat energi seperti cokelat, kurma, mi instan, dan sereal.
Air Bersih: Bawa air minum yang cukup untuk perjalanan pergi. Untuk di lokasi perkemahan, Anda bisa memasak air dari aliran sungai (pastikan dimasak hingga benar-benar mendidih).
Kantong Sampah (Trash Bag): Wajib membawa kembali semua sampah logistik Anda ke kota. Jangan mengotori hutan hujan yang masih murni.
3. Perlengkapan Lapangan (Gear)
Tenda dan Matras: Wajib dibawa karena Anda harus bermalam. Pilih tenda yang memiliki flysheet anti-air mengingat cuaca hutan tropis sulit diprediksi.
Pakaian dan Alas Kaki yang Tepat: Gunakan sepatu gunung atau sandal gunung yang memiliki cengkeraman (grip) kuat untuk medan tanah basah/berlumut. Bawa jaket atau pakaian hangat karena suhu di tengah hutan saat malam hari bisa sangat dingin.
Lampu Senter/Headlamp: Sangat krusial untuk pencahayaan di malam hari saat berkemah. Jangan mengandalkan senter HP saja, dan bawa baterai cadangan.
Obat-obatan Pribadi: Siapkan minyak angin, obat antimo (jika mabuk perjalanan), obat luka, plester, dan obat antinyamuk/serangga. (*)