BREAKING NEWS Timnas Voli Indonesia Vs Kamboja: Boy Arnez Sudah Temukan Nyawanya di Set Keempat
Tiffany Marantika Dewi July 19, 2026 08:39 PM

TRIBUNWOW.COM - Hasil set keempat Timnas Voli Putra Indonesia vs Kamboja di babak final SEA V League leg pertama.

Timnas Voli Putra Indonesia ditantang Kamboja di Candon, Filipina pada Minggu (19/7/2026) pukul 16.30 WIB.

Skor sementara 2-2 hingga berlanjut ke set kelima.

Baca juga: BREAKING NEWS Hasil Set Ketiga: Timnas Voli Putra Indonesia Beri Perlawanan setelah Kalah 2 Babak

Jalannya Pertandingan

Set Pertama

Indonesia sempat membuka pertandingan dengan baik dan meraih dua poin pertama melalui service error serta kegagalan blok pemain Kamboja.

Namun, Hendra Kurniawan kemudian dinyatakan melakukan holding ball, sehingga Kamboja mulai mengambil alih permainan dan memperlebar keunggulan menjadi 6-2.

Technical Time Out (TTO) pertama ditutup dengan keunggulan Kamboja 8-4.

Selepas TTO, Indonesia bangkit dengan meraih tiga poin beruntun, termasuk lewat serangan keras Farhan Halim.

Service Boy Arnez kemudian gagal melewati net sehingga menghentikan laju poin Indonesia. 

Meski begitu, Merah Putih mampu memangkas ketertinggalan menjadi 7-9.

Kamboja sempat mengajukan challenge saat bola dinyatakan keluar. 

Namun, hasil tayangan ulang menunjukkan bola memang keluar lapangan sehingga challenge dinyatakan unsuccessful dan Indonesia tetap mendapatkan poin.

Saat Kamboja unggul 13-9 setelah mencetak tiga poin beruntun, pelatih Indonesia Raidel Toiran mengambil time out untuk memutus momentum lawan.

Memasuki Technical Time Out (TTO) kedua, Kamboja masih memimpin dan menjadi tim pertama yang mencapai 20 poin, sementara Indonesia tertinggal tujuh angka.

Memasuki poin-poin krusial, pertahanan Kamboja tampil solid. 

Mereka beberapa kali menghasilkan poin melalui blok, sementara receive yang disiplin membuat Indonesia kesulitan mencuri angka.

Meski sempat tertinggal hingga 13 poin, Indonesia tidak menyerah dan perlahan memangkas selisih menjadi hanya enam poin setelah mencetak tujuh angka secara beruntun.

Di tengah momentum tersebut, Kamboja kembali mengajukan challenge terkait dugaan block touch dari Hendra Kurniawan. 

Namun, untuk kedua kalinya, challenge mereka dinyatakan unsuccessful, sehingga jatah challenge Kamboja di set pertama habis.

Momentum Indonesia akhirnya terhenti setelah Kamboja memperoleh poin melalui side out.

Kamboja kemudian meraih set point pertama saat unggul dua poin. 

Tak lama berselang, mereka memastikan kemenangan pada set pertama setelah bola keluar lapangan sempat mengenai Alfin Daniel sebelum menyentuh lantai.

Set Kedua

Indonesia sempat mengawali set kedua dengan keunggulan. 

Namun, jelang Technical Time Out (TTO) pertama, Kamboja mampu menyamakan kedudukan menjadi 7-7.

Tak lama kemudian, Kamboja untuk pertama kalinya berbalik unggul di set kedua dengan skor 10-9. 

Keunggulan mereka bertambah setelah blok rapat Kamboja gagal ditembus oleh para pemain Indonesia.

Pertandingan berlangsung sengit dengan kedua tim saling kejar angka hingga skor sama kuat 15-15.

Indonesia kemudian menutup TTO kedua dengan keunggulan setelah attack error pemain Kamboja membuat bola melebar keluar lapangan.

Meski demikian, Kamboja kembali menjadi tim pertama yang mencapai 20 poin setelah memanfaatkan touch out dari serangan Nibras.

Indonesia berhasil menyamakan kedudukan 21-21 melalui serangan keras Rama Faza.

Farhan Halim kemudian membawa Indonesia kembali unggul lewat service ace, memaksa Kamboja segera mengambil time out.

Namun, keunggulan itu tak bertahan lama karena Farhan melakukan service error, sehingga skor kembali imbang.

Memasuki poin-poin krusial, sempat terjadi drama ketika hakim garis menyatakan bola keluar sebelum akhirnya dipanggil wasit utama untuk melakukan peninjauan. 

Awalnya, poin diberikan kepada Indonesia karena wasit utama menilai tidak ada sentuhan.

Kamboja lantas mengajukan challenge terkait keputusan tersebut. 

Hasil tayangan ulang menunjukkan bola memang keluar lapangan, sehingga keputusan diubah dan poin menjadi milik Kamboja.

Meski begitu, challenge yang diajukan Kamboja kembali dinyatakan unsuccessful, sehingga mereka kembali gagal memanfaatkan kesempatan challenge di set kedua.

Drama kembali terjadi saat Kamboja mencetak poin melalui blok. 
Sigit yang sempat melakukan selebrasi harus mengurungkannya setelah skor kembali imbang 23-23.

Kamboja kemudian meraih set point seusai reli panjang yang ditutup dengan attack error Rama.

Indonesia sempat terselamatkan dari ancaman kekalahan setelah serangan Sigit yang keluar tidak dihitung akibat terjadi net fault di kubu Kamboja, membuat skor kembali imbang 24-24.

Pada poin-poin penentuan, Indonesia memperoleh angka gratis setelah bola serangan Kamboja gagal melewati net.

Namun, Kamboja akhirnya memastikan kemenangan set kedua dengan skor 28-26. 

Poin penentu lahir setelah receive Farhan Halim terlalu melebar sehingga tak mampu dijangkau rekan-rekannya.

Set Ketiga

Memasuki set penentuan, pertandingan berlangsung semakin sengit. 

Indonesia dan Kamboja saling berbalas poin sehingga selisih angka tidak pernah terpaut jauh.

Saat skor imbang 9-9, Kamboja mengajukan challenge atas dugaan block touch. 

Namun, hasil tayangan ulang menyatakan challenge tersebut unsuccessful, sehingga poin menjadi milik Indonesia dan Garuda unggul satu angka.

Tak lama kemudian, Indonesia juga mengajukan challenge block touch. 

Setelah ditinjau ulang, wasit memutuskan tidak ada sentuhan bola sehingga poin diberikan kepada Kamboja.

Keputusan tersebut memicu protes keras dari kubu Kamboja. 

Mereka terus mempersoalkan hasil challenge hingga pertandingan sempat terhenti beberapa saat.

Beberapa poin kemudian, Kamboja kembali mengajukan challenge, tetapi lagi-lagi dinyatakan unsuccessful, membuat Indonesia unggul 17-16.

Memasuki fase krusial, Indonesia sempat melakukan kesalahan sendiri ketika Fauzan Nibras menyentuh net (net touch), sehingga Kamboja memperoleh tambahan poin.

Kamboja kembali melayangkan challenge terkait dugaan foot fault. 

Namun, protes yang dilakukan secara berlebihan membuat wasit mengganjar tim Kamboja dengan kartu kuning.

Aksi protes yang terus berlanjut membuat pertandingan beberapa kali terhenti sebelum akhirnya kembali dilanjutkan.

Indonesia kemudian menjadi tim pertama yang meraih match point, memaksa Kamboja mengambil time out untuk menghentikan momentum lawan.

Meski Kamboja memberikan perlawanan hingga poin-poin akhir, Indonesia akhirnya menutup set ketiga dengan kemenangan 25-23, sekaligus memastikan kemenangan pertandingan dengan skor 2-1.

Set Keempat

Memasuki set keempat, pertandingan kembali berlangsung ketat. 

Indonesia dan Kamboja terus saling salip perolehan angka tanpa ada tim yang mampu menciptakan jarak cukup lebar.

Di tengah jalannya pertandingan, kapten Kamboja sempat mengalami kram sehingga laga harus dihentikan beberapa saat untuk mendapatkan penanganan.

Memasuki poin ke-20, skor masih berlangsung ketat. 

Kedua tim terus bergantian memimpin dengan selisih yang tidak pernah lebih dari dua poin.

Momentum kemudian berpihak kepada Indonesia setelah service Fauzan Nibras membuat Kamboja mengalami out of system, sehingga Garuda berhasil membuka keunggulan dua poin.

Namun, keunggulan tersebut sedikit tereduksi setelah Nibras melakukan service error, memberikan side out bagi Kamboja.

Pada set ini, Boy Arnez tampil lebih efektif dibandingkan set-set sebelumnya. 

Ia beberapa kali menyumbang poin penting untuk menjaga keunggulan Indonesia.

Indonesia akhirnya memperoleh set point melalui serangan keras Hendra Kurniawan yang gagal dibendung pertahanan Kamboja.

Kamboja sempat memperkecil ketertinggalan dengan meraih satu poin beruntun, sehingga pelatih Indonesia, Raidel Toiran, memilih mengambil time out untuk menjaga fokus anak asuhnya.

Setelah pertandingan kembali dilanjutkan, Indonesia mampu mempertahankan keunggulan dan menutup set keempat dengan kemenangan 25-22, sehingga memaksa pertandingan berlanjut ke set kelima dengan skor sementara 2-2.

Roster Indonesia:

Outside Hitter: Boy Arnez Arabi, Farhan Halim, Fahri Septian Putratama, Doni Haryono, Sigit Ardian, 

Opposite: Rama Fazza Fauzan, Fauzan Nibras.

Setter: Dio Zulfikri, Alfin Daniel Pratama.

Middle Blocker: Hendra Kurniawan, Tedi Oka Syahputra, Raden Ahmad Gumilar, Putra Bagus Hidayatullah.

Libero: Muhammad Reyhan, Raihan Rizky Attorif

(TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.