TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Masyarakat Kota Bengkulu memiliki banyak pilihan lokasi untuk menyaksikan laga Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina yang digelar pada Minggu (19/7/2026) malam hingga Senin (20/7/2026) dini hari.
Sedikitnya terdapat 28 titik nonton bareng (nobar) yang tersebar di berbagai lokasi di Kota Bengkulu, mulai dari kawasan Simpang Lima, TVRI Bengkulu, sejumlah kafe, hingga Indomaret Fresh Tendean.
Salah satu lokasi nobar terbesar dipusatkan di kawasan Simpang Lima Ratu Samban yang digelar secara bersama oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, Polda Bengkulu, Korem 041/Garuda Emas, dan Lanal Bengkulu.
Selain itu, TVRI Stasiun Bengkulu juga menggelar nobar di halaman kantornya.
Sejumlah tempat usaha juga ikut menggelar nobar, yakni Bika Cafe, Indomaret Fresh Tendean, McDonald's, Tomoro Coffee, Ngopi.id, Minisoccer Alfida, Sajian Sunyi Cafe, serta Tentang Kopi.
Selain titik-titik tersebut, Korem 041/Garuda Emas juga menggelar nobar di Markas Korem, sedangkan Kodim 0407/Kota Bengkulu menyiapkan 16 titik nobar dan Yonif 144/Jaya Yudha menyiapkan dua titik nobar.
Daftar Titik Nobar di Kota Bengkulu
Berikut daftar lokasi nobar Final Piala Dunia 2026 di Kota Bengkulu:
12-27. Enam belas titik nobar Kodim 0407/Kota Bengkulu.
28. Dua titik nobar Yonif 144/Jaya Yudha.
Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Lima
Sementara itu, satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bengkulu menyiapkan rekayasa lalu lintas secara menyeluruh menjelang pelaksanaan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina yang dipusatkan di kawasan Simpang Lima, Kota Bengkulu.
Penutupan total ruas jalan di sekitar lokasi acara akan mulai diberlakukan pada Minggu (19/7/2026) pukul 20.00 WIB.
Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi ribuan masyarakat yang diperkirakan memadati kawasan Simpang Lima untuk menyaksikan laga final Piala Dunia 2026.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat melalui Kasat Lantas Polresta Bengkulu AKP Aan Setiawan mengatakan seluruh kendaraan yang biasanya melintasi Simpang Lima akan dialihkan ke sejumlah jalur alternatif karena kawasan tersebut akan ditutup total selama pelaksanaan nobar.
"Jalan akan dialihkan dan penutupan total sejak pukul 20.00 WIB. Masyarakat yang melintas akan dialihkan menggunakan jalur alternatif," kata Aan, Minggu (19/7/2026).
Simpang Lima Disterilkan, Panggung Berdiri di Bundaran
Berdasarkan blueprint rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan Satlantas Polresta Bengkulu, kawasan Simpang Lima akan disterilkan mulai pukul 20.00 WIB.
Di pusat bundaran Simpang Lima akan dibangun panggung utama yang terdiri atas panggung VIP dan panggung MC sebagai pusat kegiatan nonton bareng final Piala Dunia.
Selain itu, Pos Lantas Simpang Lima akan difungsikan sebagai pusat pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Di kawasan yang sama juga akan disiapkan area UMKM Belungguk Point di sekitar Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) untuk melayani masyarakat yang hadir.
Area Parkir Disiapkan di Sejumlah Titik
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Satlantas Polresta Bengkulu juga telah menyiapkan sejumlah kantong parkir.
Area Telkom disiapkan khusus sebagai lokasi parkir tamu VIP.
Sementara itu, masyarakat umum dapat memarkirkan kendaraan di beberapa titik, seperti di sepanjang Jalan Soeprapto, kawasan Kebun Geran, area sekitar Masterpiece, hingga kawasan SD Negeri 9 Kota Bengkulu.
Kasat Lantas mengimbau masyarakat agar memanfaatkan lokasi parkir yang telah disediakan dan tidak memarkir kendaraan di bahu jalan yang dapat mengganggu arus lalu lintas.
"Kami juga sudah menyiapkan area-area parkir bagi masyarakat yang akan menyaksikan nobar final Piala Dunia di Simpang Lima," ujarnya.
Ini Jalur Alternatif yang Disiapkan
Bagi masyarakat yang tidak mengikuti kegiatan nobar, namun tetap melintas di pusat Kota Bengkulu, Satlantas telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif.
Untuk kendaraan dari arah barat dan utara, arus lalu lintas akan dialihkan melalui kawasan Masjid Jamik, Jalan Soeprapto, Kaza Tapini I dan II, hingga kawasan Pasar Tradisional Modern (PTM).
Sementara itu, kendaraan dari arah timur dan selatan diarahkan melewati Jalan Basuki Rahmat, kawasan RS Rafflesia, GOR, RRI, Simpang Sekip, Simpang Harapan III dan IV, serta jalur di sekitar RS Tiara Sella.
Pengalihan arus tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi utama kegiatan.
Polisi Imbau Masyarakat Patuhi Arahan Petugas
Satlantas Polresta Bengkulu mengimbau masyarakat agar mematuhi seluruh rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan.
Selain menggunakan jalur alternatif, masyarakat yang menghadiri nobar juga diminta memarkirkan kendaraan di lokasi yang telah ditentukan dan memastikan kendaraan dalam keadaan aman dengan mengunci stang maupun pengaman tambahan.
"Gunakan jalur alternatif, patuhi rambu dan arahan petugas, serta utamakan keselamatan dan kenyamanan bersama," tegas AKP Aan Setiawan.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas selama kegiatan berlangsung agar pelaksanaan nonton bareng final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini