BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang merespons cepat laporan hilangnya seorang warga yang diduga diterkam buaya di aliran sungai Desa Batu Rusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Senin (20/7/2026).
Tim Basarnas Pangkalpinang menerjunkan personel, termasuk peralatan yang digunakan untuk melakukan proses pencarian terhadap warga yang hilang diduga karena diterkam buaya.
"Pagi hari ini kita turunkan satu tim ke lokasi kejadian, di daerah Kerkai dimana satu orang masih dalam proses pencarian. Saat ini dilakukan persiapan untuk dilakukan pencarian dan kita akan dibantu kawan-kawan di sini," ucapnya.
Operasi SAR ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur Tim SAR Gabungan.
Adapun personel yang terlibat di lapangan terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, personel Polairud, personel BPBD, aparat desa setempat serta dibantu oleh beberapa masyarakat.
Berdasarkan informasi yang didapatkan Bangkapos.com, korban hendak menarik dan memindahkan ponton rajuk tower di aliran Sungai Desa Batu Rusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.
Namun, ketika sedang mencuci tangan, korban tiba-tiba menghilang dan para saksi hanya mendengar suara percikan air.
Berdasarkan keterangan para saksi, korban diduga diterkam buaya.
Saat ini korban masih belum ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan.
(Bangkapos.com/Adi Saputra)