TRIBUNKALTIM.COM, SAMARINDA - Suasana tenang di permukiman padat Jalan Ir. Sutami, Gang KBB, RT 08, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, berubah menjadi kepanikan pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 22.15 Wita.
Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Dalam peristiwa tersebut, sedikitnya lima rumah tunggal hangus dilalap si jago merah.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Api yang cepat membesar membuat para penghuni nyaris tidak memiliki waktu untuk menyelamatkan barang-barang berharga. Sebagian besar warga hanya mampu membawa anggota keluarga dan dokumen penting sebelum rumah mereka dilalap api.
Baca juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kantor Gubernur Kaltim, Seno Aji Takjub Animo Ribuan Warga Samarinda
Petugas pemadam kebakaran bersama relawan bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan kebakaran. Upaya pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lain.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Meski demikian, informasi awal yang diterima petugas mengarah pada dugaan korsleting listrik.
Detik-detik Korban Menyelamatkan Keluarga
Salah seorang korban, Rina Wulandari, menceritakan kebakaran terjadi ketika dirinya bersama keluarga sedang berkumpul di ruang tengah rumah.
Teriakan warga yang menyebut adanya kebakaran membuat mereka bergegas keluar untuk memastikan situasi.
Saat berada di luar rumah, Rina melihat kobaran api sudah membesar di bagian atas rumah sebelah.
Baca juga: Cerita Pilu Korban Kebakaran di Karang Asam Ulu Samarinda, Cuma Sempat Selamatkan Ijazah
"Waktu itu kami sekeluarga sedang kumpul bersama di ruang tengah. Tiba-tiba terdengar warga berteriak ada kebakaran. Begitu saya keluar rumah, api sudah membesar di bagian atas rumah sebelah. Kami langsung meninggalkan semuanya dan berusaha menyelamatkan diri," ujarnya.
Dalam kondisi panik, ia mengaku hanya sempat menyelamatkan anggota keluarganya serta membawa sejumlah dokumen penting.
"Alhamdulillah semua keluarga selamat. Saya cuma sempat membawa berkas-berkas. Mudah-mudahan di dalamnya masih ada dokumen penting seperti ijazah dan surat-surat lainnya," katanya.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Akhmad Supriyanto, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 22.15 Wita.
Setelah menerima informasi tersebut, personel langsung diterjunkan menuju lokasi kejadian.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Besar di Pemukiman Padat Karang Asam Ulu Samarinda, Api Merambat Cepat
"Kami menerima laporan adanya kebakaran di Jalan Ir. Sutami Gang KBB RT 08 sekitar pukul 22.15 Wita. Di lokasi terdapat lima rumah tunggal yang terbakar," ungkapnya.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam dengan melibatkan personel dari Posko 4, Posko 5, dan Posko 10Disdamkarmat Kota Samarinda.
Sebanyak empat unit mobil tangki dikerahkan untuk memadamkan api, dibantu relawan pemadam kebakaran serta PMK swasta.
Akses Sempit Hambat Proses Pemadaman
Selama proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan.
Akses menuju lokasi yang sempit membuat mobil pemadam kesulitan menjangkau titik kebakaran secara cepat.
Baca juga: Daftar Daerah Mati Air Samarinda Hari Ini Senin 20 Juli 2026 Pukul 11.00 Wita, Cek Lokasi Perbaikan
Selain itu, banyaknya warga yang memadati lokasi turut menghambat pergerakan petugas, ditambah keterbatasan sumber air di sekitar lokasi.
"Kendalanya akses jalan sempit, banyak penonton yang mengganggu pergerakan petugas, dan sumber air di sekitar lokasi juga terbatas," jelasnya.
Diduga Berasal dari Korsleting Listrik
Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.
Informasi tersebut muncul setelah adanya laporan mengenai letupan dari meteran listrik salah satu rumah sebelum api membesar.
Meski demikian, Disdamkarmat menegaskan penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
Baca juga: 5 Rumah di Karang Asam Ulu Samarinda Ludes Terbakar, Diduga Berasal dari Korsleting Listrik
"Kami masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian untuk memastikan penyebab kebakaran. Dugaan sementara memang mengarah pada korsleting listrik," tambahnya.
Api Berhasil Dicegah Meluas
Akhmad memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Menurutnya, respons cepat petugas bersama relawan berhasil mencegah kobaran api merambat ke bangunan lain di kawasan permukiman padat tersebut.
"Kami menurunkan tiga posko, yakni Posko 4, Posko 10, dan Posko 5 dengan empat unit tangki, dibantu relawan serta PMK swasta lainnya. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya," pungkasnya. (*)
Penulis : M. Farikhin