Disdikbud Ajukan Perbaikan Jalan Rusak Menuju SDN 022 Balikpapan Timur Lewat Dana BTT
Samir Paturusi July 20, 2026 02:09 PM

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN – Keluhan warga terkait rusaknya jalan menuju SD Negeri (SDN) 022 Balikpapan Timur, akhirnya mendapat respons dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Senin (20/7/2026).

Demi menjamin keamanan dan kenyamanan peserta didik, Disdikbud Balikpapan resmi mengajukan permohonan perbaikan jalan melalui mekanisme Biaya Tak Terduga (BTT).

Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan surat permohonan tersebut baru diajukan pada hari ini setelah melihat kondisi jalan yang semakin memprihatinkan akibat hujan.

Jalan sepanjang kurang lebih 100 meter menuju gerbang masuk SDN 022 Balikpapan Timur itu menjadi akses utama bagi siswa, guru, dan orang tua. 

"Per hari ini, dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan peserta didik yang melalui jalan tersebut ke sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan telah mengajukan surat permohonan pembiayaan pekerjaan jalan tersebut melalui mekanisme BTT. Jadi kalau itu disetujui, langsung dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum," ujar Irfan.

Baca juga: 10 Provinsi dengan Jalan Rusak Terpanjang di Indonesia 2025, Kalimantan Timur Peringkat Kedua

Ia menjelaskan, Disdikbud tidak memiliki kewenangan maupun anggaran untuk memperbaiki infrastruktur jalan karena hal tersebut bukan bagian dari nomenklatur dinas yang dipimpinnya.

"Itu saja yang bisa dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan karena saya tidak bisa memperbaiki jalan. Tidak ada nomenklatur perbaikan jalan di Dinas Pendidikan," katanya.

Irfan menerangkan, setelah surat diajukan, proses selanjutnya akan ditangani sesuai mekanisme yang berlaku.

Usulan tersebut akan diteruskan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebelum nantinya dieksekusi oleh Dinas Pekerjaan Umum apabila disetujui.

"Jadi nanti ke Dinas Pekerjaan Umum, ada mekanismenya. Ada pengajuan dulu, lanjut melalui BPBD. Harapannya segera disetujui untuk perbaikan melalui mekanisme BTT," jelasnya.

Menurut Irfan, penggunaan dana BTT dimungkinkan karena kerusakan jalan sudah mengganggu aktivitas pendidikan dan membahayakan keselamatan peserta didik, terutama saat musim hujan ketika jalan berubah menjadi licin dan berlumpur.

Dana BTT merupakan anggaran yang disiapkan pemerintah untuk menangani kebutuhan mendesak atau kondisi tak terduga, termasuk kerusakan infrastruktur yang memerlukan penanganan segera.

"Kan ada anggaran perubahan, anggaran 2026 maupun anggaran 2027, karena memang ada dana yang disiapkan untuk biaya-biaya tak terduga, misalnya bencana dan lainnya. Sudah kita buat surat pengajuannya per hari ini. Semoga segera dilakukan perbaikan jalan menuju SD Negeri 022 Balikpapan Timur," pungkasnya.

Baca juga: Warga Keluhkan Akses Jalan Berlumpur menuju SDN 022 Balikpapan Timur

Sebelumnya, warga mengeluhkan kondisi jalan menuju SDN 022 Balikpapan Timur yang rusak parah dan berubah menjadi kubangan lumpur setiap hujan turun. 

Warga Batakan, Darwis, mengatakan kondisi tersebut membuat sepatu dan seragam siswa kotor sebelum tiba di sekolah.

"Fasilitas sekolahnya sudah bagus, tapi jalannya rusak parah. Kasihan anak-anak sekolah, setiap hujan sepatu dan baju mereka sudah kotor sebelum masuk kelas," ujarnya. (*)

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.