IRGC Gempur Besar-besaran 2 Kapal Sekutu AS di Selat Hormuz, Pusat Komando Khusus Trump Dihanguskan
Ardrianto SatrioUtomo July 20, 2026 07:42 PM

- Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC mengklaim dua kapal tanker minyak meledak dan terpaksa berhenti di Selat Hormuz, Senin (20/7/2026).

IRGC menuduh kedua kapal tersebut melintasi jalur pelayaran atas dorongan Amerika Serikat.

Iran bahkan memperingatkan tidak akan ada lagi  minyak dan gas yang dapat melintas dengan aman di jalur pelayaran strategis tersebut.

Sebelumnya, UK Maritime Trade Operations atau UKMTO juga melaporkan adanya sebuah kapal yang terbakar sekitar delapan mil laut di barat laut Kumzar, Oman.

Namun, UKMTO belum dapat memastikan penyebab insiden tersebut.

Di saat yang sama, Iran juga mengklaim telah melancarkan serangan terhadap pusat komando musuh di wilayah Al-Tanf, Suriah.

Teheran menyebut serangan itu dilakukan Korps Garda Revolusi Islam sebagai balasan atas tewasnya personel militer Iran.

Sementara itu, Komando Pusat Amerika Serikat CENTCOM mengonfirmasi telah melancarkan serangan terhadap Iran untuk malam kesembilan secara berturut-turut.

Menurut CENTCOM, operasi tersebut ditujukan untuk melemahkan kemampuan militer Iran yang dinilai mengancam jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Eskalasi terbaru ini memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah.

Selain berpotensi mengganggu keamanan kawasan, ketegangan di Selat Hormuz juga dikhawatirkan berdampak terhadap pasokan energi dunia dan mendorong kenaikan harga minyak global.


Program: Tribunnews Update
Host: Nila Irda
Editor Video: Ardrianto Satrio 
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.