PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang menyiapkan layanan distribusi air bersih gratis bagi warga yang terdampak kekeringan selama musim kemarau.
Pendistribusiannya dilakukan menggunakan mobil tangki.
Masyarakat yang telah memenuhi persyaratan dapat langsung menghubungi Call Center BPBD Kota Pangkalpinang di nomor 0811-7161-000 untuk mengajukan permohonan distribusi air bersih.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Pangkalpinang, Dedy Revandi, mengatakan, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan layanan penyaluran air bersih gratis tersebut.
Dedy menegaskan, distribusi tidak dapat dilakukan untuk permintaan dari satu rumah karena kapasitas mobil tangki yang cukup besar.
Penyaluran akan diprioritaskan apabila terdapat sedikitnya 10 rumah dalam satu kawasan yang sama-sama membutuhkan pasokan air bersih.
"Distribusi tidak bisa melayani satu rumah karena tangki mobil membawa air dalam jumlah besar. Sangat disayangkan kalau hanya diantar ke satu rumah," kata Dedy, Selasa (21/7/2026).
Ia berharap, ketua RT maupun RW dapat mengoordinasikan pendataan warga yang mengalami kesulitan air bersih.
Setelah jumlah calon penerima memenuhi ketentuan, BPBD akan menyalurkan air bersih tanpa dipungut biaya.
"Kami harapkan RT atau RW mendata rumah-rumah yang membutuhkan air. Kalau sudah ada minimal 10 rumah, kami siap datang dan air diberikan secara gratis," ujar Dedy.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pangkalpinang juga menetapkan sejumlah ketentuan dalam penyaluran bantuan air bersih tersebut.
Di antaranya, air yang didistribusikan hanya diperuntukkan bagi kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK), bukan untuk dikonsumsi.
Permohonan distribusi air bersih juga tidak dapat digunakan untuk mengisi sumur maupun tandon air yang berada di posisi tinggi atau sulit dijangkau selang mobil tangki.
Selain itu, setiap rumah penerima diwajibkan menyiapkan tempat penampungan air, seperti drum, jeriken, ember, atau wadah lainnya di depan rumah.
Penyaluran dilakukan pada satu titik kumpul sehingga petugas tidak mengantarkan air bersih dari rumah ke rumah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pangkalpinang membatasi penyaluran maksimal satu kali dalam sebulan untuk lokasi yang sama.
Dalam sehari, petugas hanya dapat melayani dua titik distribusi dengan kapasitas sekitar 4.000 liter air bersih untuk setiap lokasi.
Sebagai bagian dari administrasi, pemohon diminta menyampaikan surat permohonan kepada BPBD serta menyerahkan data jumlah warga yang menerima manfaat distribusi air bersih gratis saat proses distribusi berlangsung.
"BPBD mengimbau masyarakat tidak menunggu hingga kesulitan air bersih makin parah. Apabila mulai mengalami kekurangan pasokan air akibat musim kemarau, warga diminta segera berkoordinasi dengan pengurus lingkungan dan menghubungi BPBD agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secepatnya," tutur Dedy. (t2)