SRIPOKU.COM, LAHAT - Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Kota Lahat terus mengoptimalkan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B).
Kapolsek Lahat Kota AKP H. Edi Surisno, S.H., mengatakan, personel Bhabinkamtibmas melaksanakan monitoring sekaligus pembinaan pemanfaatan pekarangan bergizi di Desa Pagar Negara, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Brigpol Darma Jaya, S.E., M.M. dengan melakukan pengecekan pekarangan milik Sarkoni yang memiliki luas sekitar 15 x 10 meter.
"Lahan tersebut dimanfaatkan untuk budidaya tanaman pepaya dan sayur bayam sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga sekaligus memiliki nilai ekonomi," jelas Edi kepada Sripoku.com, Selasa (21/7/2026).
Baca juga: 1.098 Pekerja di Lahat Kena PHK, Penyebab Utamanya RKAB dan Larangan Angkutan Batu Bara
Kapolsek juga menjelaskan, dalam pelaksanaannya, Brigpol Darma Jaya memberikan edukasi kepada pemilik lahan mengenai pentingnya pemanfaatan pekarangan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Selain untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari, hasil panen juga dapat dipasarkan sehingga mampu menambah pendapatan masyarakat.
"Meski demikian, masih terdapat kendala yang dihadapi, yakni harga jual hasil pertanian yang belum stabil. Untuk itu, Bhabinkamtibmas terus memberikan motivasi dan pendampingan agar masyarakat tetap semangat mengembangkan pekarangan produktif serta mampu meningkatkan kualitas hasil pertanian," ujarnya.
Kapolsek menambahkan, program Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Pagar Negara merupakan desa kategori nonpercontohan, namun diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal.
Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, ketahanan pangan di Kabupaten Lahat diharapkan semakin kuat dan berkelanjutan.
"Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Polres Lahat berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.