TRIBUNBANYUMAS.COM, Kapten Tim Nasional Spanyol, Rodrigo Hernández atau Rodri, dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbaik dunia.
Di balik pencapaiannya di lapangan, termasuk setelah meraih penghargaan Bola Emas pada Piala Dunia 2026, Rodri ternyata mengawali karier profesional dengan gaya hidup yang jauh dari kemewahan. Kisah tersebut diungkap Mirror, Selasa (21/7/2026).
Saat membela Villarreal, Rodri tetap memilih tinggal di asrama mahasiswa Universitas Castellón meski menerima gaji sekitar 30.000 poundsterling atau lebih dari Rp650 juta per pekan.
Keputusan itu diambil karena ia masih menempuh pendidikan di jurusan Manajemen dan Administrasi Bisnis sembari berkarier sebagai pesepak bola profesional.
Ketimbang menyewa tempat tinggal sendiri, ia berbagi hunian dengan mahasiswa lain hingga berhasil menyelesaikan kuliahnya.
Sahabat Rodri, Valentin Henarejo, menuturkan kehidupan gelandang Spanyol tersebut tidak banyak berubah meski telah tampil di kasta tertinggi Liga Spanyol.
"Setelah beberapa hari mengenalnya, semuanya berjalan normal. Dia berbagi tempat dengan semua orang, senang berkumpul bersama teman-temannya, dan duduk di sofa bersama mereka," kata Henarejo kepada Marca.
Henarejo juga menyebut keseharian Rodri tetap sederhana ketika namanya mulai dikenal di La Liga.
"Rutinitasnya tetap sama, berlatih, bepergian untuk pertandingan, beristirahat, dan belajar sebisa mungkin. Perkembangannya berlangsung secara bertahap," ujarnya.
Rodri pernah menjelaskan bahwa menempuh pendidikan menjadi bagian dari persiapannya menghadapi kehidupan setelah pensiun dari sepak bola. Ia berhasil menyelesaikan kuliahnya ketika memasuki musim ketiga bersama Manchester City.
Pada 2021, Rodri mengatakan profesi sebagai pesepak bola memang membutuhkan kedisiplinan tinggi, tetapi tetap memungkinkan untuk menjalani aktivitas lain apabila mampu mengatur waktu dengan baik.
"Itu memang berat, tetapi pada akhirnya terasa menyenangkan. Anda punya waktu untuk melakukan banyak hal. Memang tidak bisa mengikuti ritme mahasiswa lain, tetapi dengan kesabaran dan dedikasi, itu bisa dilakukan," ujar Rodri kepada laman resmi Manchester City.
Sejak lulus kuliah dan berkarier bersama Manchester City, Rodri jarang mengungkap kehidupan pribadinya kepada publik, termasuk mengenai tempat tinggalnya saat ini.
Gaya hidup sederhana Rodri juga tercermin dari kendaraan yang digunakannya. Dalam esai untuk The Players' Tribune pada 2024, ia mengisahkan bahwa pada awal kariernya ia berangkat latihan dengan sepeda dan trem karena tidak mampu membayar ongkos taksi setiap hari.
Setelah memiliki surat izin mengemudi, Rodri meminta ayahnya mencarikan mobil bekas dengan anggaran 3.000 euro atau sekitar Rp57 juta.
Ayahnya kemudian menemukan Opel Corsa bekas yang dijual seharga 4.000 euro atau sekitar Rp75 juta. Mobil tersebut disebut telah dilengkapi komputer, meski yang dimaksud hanyalah layar kecil untuk mengoperasikan radio.
Meski kerap menjadi bahan candaan rekan-rekan setimnya, Rodri tetap setia menggunakan mobil itu untuk pergi berlatih setiap hari.
"Saya mengendarai mobil itu ke tempat latihan setiap hari. Rekan-rekan setim menertawakan saya, tetapi saya tidak peduli. Saya menyukai mobil itu," kata Rodri
SUMBER https://www.kompas.com/properti/read/2026/07/22/061738821/kapten-spanyol-rodri-hidup-sederhana-tinggal-di-asrama-dan-naik-mobil?source=terpopuler