TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Sumedang, aspirasi perubahan mulai disuarakan kader di tingkat kecamatan.
Sejumlah Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar di Sumedang berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan pembaruan di tubuh partai, terlepas dari siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Sumedang.
Ketua PK Golkar yang enggan disebutkan identitasnya, mengatakan seluruh nama yang saat ini masuk dalam bursa calon ketua dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin. Namun, menurutnya, yang paling dibutuhkan saat ini adalah perubahan dalam berbagai aspek organisasi.
"Siapa pun nanti yang menjadi Ketua DPD Golkar Sumedang saya dukung. Yang penting ada perubahan, dari hal apa pun juga," katanya kepada Tribun Jabar, di Sumedang Kota, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, perubahan yang dimaksud tidak hanya menyangkut pola kepemimpinan, tetapi juga tata kelola organisasi, termasuk keterbukaan dalam pengelolaan keuangan partai.
"Ya, termasuk soal keterbukaan dana," ujarnya.
Ia menilai lima nama yang kini ramai diperbincangkan menjelang Musda sama-sama layak menjadi calon Ketua DPD Partai Golkar Sumedang.
"Kelimanya layak dan berpotensi. Semuanya punya kapasitas untuk memimpin," katanya.
Meski menginginkan pembaruan, dia menegaskan hal itu bukan berarti kepemimpinan DPD Golkar Sumedang saat ini dinilai gagal.
"Kepemimpinan sebelumnya baik dan bagus. Kalau memang buruk, mungkin DPD I Golkar Jawa Barat sudah menggantinya. Tidak usah menunggu Musda," ucapnya.
Senada dikatakan Ketua PK Golkar lainnya, ia berharap Musda XI Sumedang menjadi momentum menghadirkan suasana baru yang mampu memperkuat soliditas partai sekaligus meningkatkan kepercayaan kader.
"Kami ingin ada suasana baru dan perubahan," katanya.
Seperti diketahui, sedikitnya lima nama disebut akan meramaikan bursa calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sumedang, yakni Sonia Sugian, Yogi Yaman Santosa, Asep Kurnia, Ari Budiman, dan Yuslita Sumartini Bilqis.
Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang, Yogi Yaman Santosa, sebelumnya membenarkan munculnya lima nama tersebut. Namun, ia mengatakan jadwal pelaksanaan Musda XI masih menunggu hasil rapat koordinasi DPD Partai Golkar Jawa Barat.
"Jadwal akan disesuaikan dari hasil Rakor DPD I Golkar Jawa Barat," kata Yogi.