Pasca JPO Dibongkar, Pedestrian Paledang Bogor Dirapikan Agar Pejalan Kaki Tak Perlu Naik Angkot
Tsaniyah Faidah July 22, 2026 01:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kawasan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, bakal ditata Pemkot pasca jembatan penyeberangan orang (JPO) dibongkar.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, penataan ini nantinya bisa membuat para pejalan kaki merasa nyaman.

Areal pedestrian akan dibuat lebih rapi.

"Demikian juga nanti ke Panaragan. Jembatan merah juga kita tata. Jadi orang cukup jalan kaki aja. Semakin banyak gerak semakin sehat," kata Dedie Rachim kepada TribunnewsBogor.com, belum lama ini.

Jika sudah nyaman, pejalan kaki tidak perlu naik angkutan kota (angkot).

Mereka bisa berjalan lewat pedestrian dan mengunjungi beberapa tempat di Kota Bogor yang dekat dengan Stasiun Bogor.

"Penumpang kereta api itu 110.000 per hari. Ya, kalau yang mereka yang datang dari luar kota naik kereta turun di sini mau ke BTM, kalau Jalan Paledangnya rapi, dia bisa jalan kaki, nggak usah naik angkot, nggak usah muter-muter. Nggak usah pakai kendaraan umum," ujarnya.

"Dia bisa jalan kaki dari stasiun langsung ke BTM atau ke Pintu 1 Kebun Raya. Atau kalau yang mau muter dulu SSA kan tentu biasanya ke Alun-Alun, masuk Kapten Muslihat ke Ir. H. Juanda," tambahnya.

Sementara itu, pantauan TribunnewsBogor.com, Rabu (22/7/2026) pukul 10.00 WIB, pasca JPO dibongkar, pedestrian langsung dirapikan.

Pedestrian dirapikan ini mulai dari depan Lapas Paledang, sampai dekat Stasiun Bogor.

Belum terlihat adanya aktifitas PKL dilokasi ini.

PKL memang kerap berjualan dikawasan Paledang dan kerap menghalangi pejalan kaki.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.