TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN – Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Batang Hari resmi dilantik di Serambi Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Rabu (22/7/2026).
Prosesi pelantikan tersebut dihadiri Ketua DWP Provinsi Jambi, Bupati Batang Hari, para camat beserta istri, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari, jajaran pengurus DWP se-Kabupaten Batang Hari, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Meriana Rambe resmi dikukuhkan sebagai Ketua DWP Kabupaten Batang Hari masa bakti 2024–2029, menggantikan kepengurusan periode sebelumnya.
Bupati Batang Hari MHD Fadhil Arief mengatakan, seluruh istri aparatur sipil negara (ASN) pada dasarnya memiliki niat mulia untuk mendukung peran dan kinerja suami di lingkungan pemerintahan.
"Dengan DWP ini kita harapkan niat baik dan langkah baik itu dapat disinergikan sehingga memberikan dampak yang lebih besar bagi Kabupaten Batang Hari," katanya.
Ia berharap organisasi tersebut mampu menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi para istri ASN sekaligus menciptakan pengaruh positif di lingkungan keluarga.
"Mudah-mudahan dengan pelantikan ini kita dorong dan kita dukung agar DWP menjadi wadah bagi keluarga aparatur untuk meningkatkan kompetensi anggotanya, memberikan pengaruh yang baik kepada keluarga, sehingga menjadi support system bagi suaminya masing-masing," jelasnya.
Fadhil mengatakan, salah satu fokus program kerja DWP adalah pembinaan anak usia dini serta peningkatan pemahaman mengenai pola asuh keluarga di seluruh wilayah Kabupaten Batang Hari.
"Terkait program DWP, di antaranya pembinaan anak usia dini. Kita harapkan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Batang Hari mengenai cara membina anak sejak dalam kandungan, pemenuhan asupan gizi yang baik, hingga memperhatikan aspek psikologis anak," jelasnya.
Ia juga mengingatkan para orang tua untuk membatasi penggunaan gawai pada anak usia dini demi menjaga tumbuh kembang anak.
"Jangan sampai anak terbuai menggunakan gawai karena dapat mengganggu perkembangan otaknya. Ini yang harus ditanamkan di seluruh keluarga di Kabupaten Batang Hari bahwa anak adalah amanah dari Tuhan," tegasnya.
Baca juga: Disdagkop UKM Batang Hari Percepat Penerbitan Sertifikat Halal UMKM Kuliner