Pulang Latihan Muay Thai, Pelajar 14 Tahun di Bekasi Diancam Golok oleh Begal, Honda PCX Raib
Hironimus Rama July 22, 2026 05:18 PM

 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI — Nasib malang menimpa seorang pelajar kelas II SMP berinisial MTF (14).

Ia menjadi korban aksi kejahatan jalanan saat dalam perjalanan pulang usai mengikuti latihan muay thai di kawasan KONI Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Selasa (21/7/2026).

Akibat insiden tersebut, sepeda motor Honda PCX yang dikendarai korban raib dibawa kabur para pelaku.

Baca juga: Antisipasi Begal hingga Tawuran, Polres Depok Gencarkan Patroli Malam 

Peristiwa tersebut bermula ketika MTF mengendarai sepeda motor seorang diri menuju arah Kayuringin Jaya seusai latihan.

Namun, saat melintas di dekat SD Kayuringin Jaya XVI, kendaraannya mendadak dipepet oleh dua orang tak dikenal yang menunggangi Honda Beat.

Para pelaku langsung memaksa MTF berhenti di tepi jalan, menarik bajunya, dan menuntut korban untuk turun dari kendaraannya.

"Saya ditanya sama yang bawa motor rumahnya dimana, saya bilang di Jakarta Timur, lalu abis darimana jauh dari Jakarta Timur ke Bekasi, saya jawab latihan Muay Thai, abis itu dia langsung minta saya tukeran motor," papar MTF saat dikonfirmasi, Rabu (22/7/2026).

Diancam Sajam Sejenis Golok

Awalnya korban menolak keras permintaan aneh tersebut. Namun, situasi mendadak berubah mencekam ketika salah satu pelaku bertindak agresif dan berupaya mengintimidasi korban menggunakan senjata tajam.

Korban mengaku melihat langsung gagang senjata tajam yang menyerupai golok dikeluarkan oleh pelaku yang dibonceng.

"Awalnya saya tidak pikir itu begal, tapi waktu saya tolak tukeran motor, satu orang yang di bonceng itu mengeluarkan Senjata Tajam (Sajam) seperti golok, lalu saya di situ takut, dan kasih kunci motor dengan motor, ternyata itu begal," tegas MTF.

Setelah berhasil menguasai sepeda motor Honda PCX beserta kuncinya, kedua pelaku langsung tancap gas dan melarikan diri secara berpencar.

Sempat Minta Bantuan Rekan Camp Muay Thai

Usai kejadian, MTF yang terkejut tak langsung pulang ke rumah. Ia berinisiatif menghubungi rekan-rekannya di tempat latihan muay thai untuk meminta bantuan menyisir keberadaan pelaku.

"Saya di situ telfon anak-anak camp tempat latihan, yang lain langsung pada nyari, tapi tidak ketemu," pungkasnya.

Tak membuahkan hasil dalam pencarian mandiri, korban didampingi pihak keluarga akhirnya resmi melaporkan insiden perampasan sepeda motor tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota untuk ditindaklanjuti secara hukum.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.