Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jakarta Utara mendorong organisasi masyarakat (ormas) di daerah setempat agar memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa lewat program bimbingan teknis.
“Kami melibatkan 100 peserta yang terdiri dari perwakilan organisasi kemasyarakatan, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat peran ormas sebagai mitra strategis pemerintah,” kata Kepala Suku Badan Kesbangpol Kota Jakarta Utara M Reza Phahlevi di Jakarta, Rabu.
Dia mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan wawasan dan pemahaman sumber daya manusia organisasi kemasyarakatan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sekaligus memperkuat peran ormas sebagai mitra strategis pemerintah.
Menurut dia, melalui kegiatan tersebut, pihaknya ingin memperkuat pemahaman organisasi kemasyarakatan terhadap tujuan, fungsi, serta perannya sebagai mitra pemerintah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
“Dengan peningkatan kapasitas yang optimal, ormas diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Reza.
Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, kata dia, merupakan salah satu kunci dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta menciptakan lingkungan yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Jakarta Utara.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan Sekretaris Kota Jakarta Utara Muhammad Andri mengapresiasi dedikasi para anggota organisasi kemasyarakatan yang secara sukarela meluangkan waktu dan tenaga untuk berkontribusi bagi masyarakat.
Dia menilai para peserta yang hadir dalam kegiatan bimbingan teknis itu merupakan orang-orang yang memiliki kepedulian besar terhadap Jakarta Utara, karena tidak mudah menyatukan berbagai latar belakang dalam satu organisasi dengan tujuan yang sama, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kehadiran ormas menjadi bagian dari solusi dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat,” tutur Andri.
Dia pun berharap kegiatan tersebut dapat mempererat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan sehingga menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif bagi pembangunan di Jakarta Utara.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan, kesatuan, serta kemajuan Jakarta Utara,” pungkas Andri.





