TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ramai postingan viral video di media sosial Instagram adanya aksi pengejaran maling tabung gas elpiji tiga kilogram di Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Satu di antaranya diunggah dalam akun @ndagel.crew. Dalam postingan tersebut disebut-sebut aksi kejar-kejaran berlangsung di wilayah Mangunan selepas salat zuhur dan terekam kamera pengawas atau CCTV.
Potongan rekaman CCTV itu pun diedit jadi satu dan diberi suara komentator layaknya aksi balap-balapan. Postingan tersebut menimbulkan ragam komentar netizen. Sebab, pelaku diduga kerap melakukan aksi maling tabung gas elpiji dan meresahkan warga.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya aksi itu. Di mana, pelaku maling gas elpiji dikejar oleh warga dari wilayah Kapanewon Dlingo, hingga ke kawasan Giwangan, Kota Yogyakarta pada Selasa (21/7/2026).
"Kami menerima laporan terkait dugaan pencurian tabung gas LPG 3 kilogram di wilayah Dlingo. Setelah aksinya diketahui warga, pelaku sempat dikejar hingga keluar wilayah Bantul," katanya, saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2026).
Dikatakannya, saat ini identitas pelaku masih dalam penyelidikan dan anggota polisi masih terus melakukan pencarian.
Namun, berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga telah beberapa kali beraksi mencuri tabung gas LPG 3 kilogram di wilayah Dlingo sehingga ciri-cirinya sudah dikenali oleh sebagian warga.
"Pelaku diduga merupakan orang yang sama dengan beberapa kasus pencurian tabung gas sebelumnya. Karena itu, ketika warga melihat kendaraan dan ciri-ciri pelaku, mereka langsung berusaha menghentikan dan mengejarnya," ujarnya.
Rita mengungkap aksi pencurian bermula sekitar pukul 11.57 WIB ketika pelaku yang mengendarai sepeda motor Suzuki Nex warna hijau putih melintas di Jalan Cinomati, Kalurahan Terong, yang terekam kamera CCTV.
"Selanjutnya pelaku menuju wilayah Dlingo dan sekitar pukul 13.00 WIB diduga mengambil satu tabung gas LPG 3 kilogram milik Timbul Budiyono (53), warga Koripan 2, Kalurahan Dlingo," tutur dia.
Setelah berhasil membawa tabung gas tersebut, pelaku melarikan diri melalui Jalan Imogiri–Dlingo. Namun sekitar pukul 13.50 WIB, warga yang mengenali pelaku langsung melakukan pengejaran.
"Di kawasan Kaliurang, Jalan Imogiri–Dlingo, salah seorang warga sempat memepet kendaraan pelaku hingga terjatuh. Tabung gas yang dibawa pelaku juga ikut terlepas di lokasi, tetapi pelaku kembali bangkit dan melanjutkan pelariannya," terang Rita.
Pengejaran kemudian terus berlangsung hingga memasuki wilayah Giwangan, Kota Yogyakarta. Meski warga terus berusaha mengikuti pelaku, jejaknya akhirnya hilang dan hingga kini belum berhasil diamankan.
"Dari hasil olah tempat kejadian perkara, anggota menemukan sebuah telepon genggam Samsung A13 yang diduga milik pelaku di wilayah Dusun Pencil, Kalurahan Mangunan. Barang tersebut saat ini menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyelidikan," ungkap Rita.
Selain itu, polisi juga masih mendalami dugaan keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian tabung gas lainnya di wilayah Dlingo. Informasi mengenai dugaan hilangnya dua tabung gas LPG 3 kilogram masih terus diverifikasi oleh penyidik.
"Seluruh informasi yang berkembang masih kami dalami. Kami juga mengumpulkan rekaman CCTV, memeriksa para saksi, serta melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. Kami berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan atau identitas pelaku segera melaporkannya kepada kepolisian terdekat," jelasnya.
Di sisi lain, Rita mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian, terutama dengan memastikan rumah dalam keadaan aman saat ditinggalkan serta segera melapor apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
"Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat dalam membantu mengungkap tindak pidana. Namun kami juga mengimbau agar masyarakat tidak mengambil tindakan yang berisiko membahayakan keselamatan. Percayakan proses penanganannya kepada kepolisian sehingga pelaku dapat ditangkap sesuai prosedur hukum yang berlaku," tandas dia.(nei)