TRIBUNNEWSMAKER.COM - Polemik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali memanas meski keduanya telah resmi bercerai.
Kali ini, perselisihan berfokus pada rumah mewah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Rumah tersebut kembali menjadi sorotan setelah muncul perdebatan mengenai biaya renovasi yang disebut mencapai Rp11 miliar.
Di tengah polemik itu, Sarwendah diketahui telah meninggalkan rumah tersebut dan menetap di kediaman baru bersama anak-anaknya.
Pihak Ruben Onsu pun akhirnya memberikan penjelasan terkait aset yang menjadi perhatian publik tersebut.
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menegaskan rumah itu merupakan hasil kerja keras kliennya selama bertahun-tahun.
Ia juga membeberkan sejumlah pengeluaran besar yang disebut berasal dari Ruben untuk melengkapi isi rumah.
Salah satu yang disorot adalah biaya pembelian pendingin ruangan.
"Kita lihat isian rumahnya itu ya mulai dari pendingin rumah atau AC ya," terang Minola kepada awak media, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, biaya pengadaan seluruh AC di rumah tersebut mencapai ratusan juta rupiah.
"AC itu yang bayar ada juga perannya Ruben ya atau jangan-jangan Ruben semua itu yang bayarin AC-nya itu totalnya Rp400 juta."
Baca juga: Sarwendah Ngaku Renovasi Rumah Pakai Uang Pribadi & Mendiang Ayah, Pihak Ruben Onsu: Nggak Disebut?
Ia menegaskan angka tersebut belum termasuk biaya pembelian rumah, tanah, maupun renovasi bangunan.
"Jadi di luar uang renovasi, uang beli rumah dan tanah ya," bebernya.
Minola juga mengungkapkan Ruben mengeluarkan dana sangat besar untuk melengkapi interior rumah tersebut. Nilai pembelian furnitur disebut mencapai Rp3 miliar.
"Kita tunjukkan furniture itu yang bayar ada uang Ruben totalnya Rp3 miliar."
Ia menjelaskan pembayaran furnitur dilakukan secara bertahap dengan sistem cicilan hingga akhirnya lunas.
"Bahkan kalau tadi menurut ketangan Ruben, uang furniture itu sudah diminta dan ditagihkan sebelum rumah itu jadi ya.
Dibayarkan sebesar Rp250 juta dengan 12 kali cicilan tapi lunas Rp3 miliar ya, ini ada 12 kali," tuturnya.
Sementara itu, pihak Ruben Onsu diwakili kuasa hukumnya, Minola Sebayang mengungkapkan kekecewaannya pada pernyataan Sarwendah dalam sebuah live TikTok.
Dalam live itu, Sarwendah mengatakan dana renovasi rumah bersumber dari uang pribadinya dan sang mendiang ayah, Hendrik Lo.
"Pakai uang aku, pakai uang almarhum Papi aku juga," ucap Sarwendah dalam sebuah rekaman live TikTok yang ditunjukkan Minola di hadapan awak media, Kamis (23/7/2026).
"Dia sebut nggak ada peran Ruben di situ? Tidak disebut!" beber Minola dengan intonasi tinggi.
Minola mengaku, menunjukkan rekaman itu dengan maksud untuk meluruskan.
"Jadi netizen yang ngomongnya nggak bener, ini faktanya, kami hanya meluruskan dan menyampaikan kebenaran," ungkapnya.
"Pakai uang aku dan pakai uang Papiku, di mana uang Ruben? Disebut?" selorohnya.
Baca juga: Bukan Sekadar Pindah, Sarwendah Tinggalkan Rumah Ruben Onsu karena Teror & Masalah Bank, Anak Takut
Ia beranggapan, jejak digital yang diucapkan Sarwendah itu akan berdampak pada kesan anak-anaknya terhadap peran Ruben sebagai ayah.
"Ini yang akan jadi jejak digital. Ini yang jadi bahaya ketika anak-anak itu menjadi berpikir ayahnya tidak punya peran," sambungnya.
"Kita tadinya tidak mau bongkar masalah ini, tapi terus digoreng-goreng. Terus ditanyakan tentang tanggung jawab," ujar Minola kesal.
Dalam konferensi pers sebelumnya, Minola Sebayang, menjelaskan awal mula pembelian rumah yang berada di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan itu.
Minola mengungkap, Ruben dan Sarwendah sebelumnya membeli rumah tua yang akhirnya direnovasi kembali.
Namun rupanya renovasi total tersebut bukan kemauan dari Ruben, melainkan Sarwendah.
"Rumah tersebut itu pertama kali dibeli sama Ruben Onsu saat masih terikat dalam perkawinan dengan S, sertifikatnya juga sudah balik nama atas nama Ruben Onsu. Dulu rumah tua yang dibeli," ungkap Monola kepada awak media saat konferensi pers, Selasa (21/7/2026).
Setelah rumah tersebut dibeli, lanjut Minola, Ruben sebenarnya tak ingin langsung merenovasi karena membutuhkan biaya yang cukup besar.
Namun, di sisi lain Sarwendah memiliki keinginan untuk merenovasi rumah tersebut.
"Sebenarnya Ruben tidak ingin buru-buru rumah itu langsung direnovasi, karena kan kalau bicara masalah renovasi kan ini bicara mengenai masalah ongkos biaya."
"Tapi ada keinginan yang begitu besar dari S yang terus-menerus ingin rumah itu direnovasi," beber Minola.
Terungkap rincian biaya perbaikan rumah mencapai Rp11 miliar.
Demi menuruti kemauan dari Sarwendah, Ruben kala itu rela meminjam uang ke bank sebesar Rp10 miliar dengan menjaminkan sertifikat rumah.
"Biaya untuk melakukan renovasi tersebut mencapai lebih kurang Rp11 miliar."
"Nah, jadi untuk kepentingan renovasi tersebut, maka sertifikat rumah ini diagunkan ke bank ya."
"Nilai yang dipakai atau yang dipinjam itu lebih kurang Rp10 miliar," papar Minola.
Dari bukti-bukti tersebut, pihak Ruben sekaligus ingin memberikan klarifikasi mengenai asal-usul pembelian rumah.
Hal ini buntut tersebarnya kabar bahwa rumah tersebut dibeli atas jerih payah Sarwendah.
"Bahkan ada beberapa keterangan-keterangan podcast yang disampaikan oleh S seolah-olah rumah itu adalah rumah yang hasilnya dia," tutur Minola.
Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah berawal dari aksi Ruben menghentikan nafkah Rp225 juta per bulan karena merasa dipersulit bertemu anak.
Konflik merembet hingga ke status kepemilikan rumah yang ditempati Sarwendah.
Tak hanya itu, Ruben juga menggugat hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena merasa anaknya tidak berada di lingkungan yang baik di bawah pengasuhan Sarwendah.
(Tribunnewsmaker.com/ Tribunnews.com/ Indah Aprilin)