Para Alumni Jebolan MasterChef Indonesia Dikumpulkan, Chef Juna Kembali Jadi Juri di RCTI
Achmad Maudhody July 24, 2026 01:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kini RCTI kembali membuat gebrakan melalui program baru mereka yang dinamai Oke Chef diramaikan oleh Chef Juna, Chef Karen dan Chef Norman.

Program memasak baru RCTI ini akan mengumpulkan 15 alumni MasterChef Indonesia untuk beradu masakan di depan dewan juri MasterChef Indonesia.

Bedanya dengan MasterChef Indonesia, acara Oke Chef ini diadakan khusus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-37 RCTI.

Kelima belas alumni yang masuk dalam acara ini akan kembali memperebutkan gelar juara dan meraih predikat Chef yang paling hebat di antara para chef jebolan Masterchef.

Ya, para alumni MasterChef Indonesia dari Season 1 hingga Season 13 akan dipertemukan dalam program memasak ini.

Berbeda dengan kompetisi reguler, ajang ini dirancang sebagai ajang tarung ulang antar generasi untuk memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah.

“Di sini yang hebat akan kami uji, “ ungkap Chef Norman.

“Yang terbaik akan kami cari, “ lanjut Chef Karen.

“Bersama Chef Karen dan Chef Norman 

Kami akan menguji orang-orang hebat menjadi terhebat, “ sambung Chef Juna.

Belum diketahui pasti jadwal tayang perdana acara Oke Chef RCTI ini tetapi dipastikan segera ditayangkan di televisi untuk meramaikan HUT Ke-37 RCTI dalam waktu dekat ini.

Beberapa di antara pesertanya adalah Lord Adi sang juara 3 MasterChef Indonesia Season 8 dan King Abdi top 10 MasterChef Indonesia Season 10.

Nantikan penampilan mereka di RCTI dalam waktu dekat ini khusus dalam program acara memasak Oke Chef.

Sementara itu, Lord Adi dan King Abdi yang namanya cukup tenar di media sosial pun bereaksi akan program ini.

Mereka muncul melalui kolom komentar pada salah satu unggahan Instagram @officialrcti yang mengumumkan program Oke Chef tersebut.

King Abdi tampak dag dig dug akan melawan Lord Adi dalam ajang memasak Oke Chef ini.

“aduh kok deg degan aku harus lawan LORD ADI, “ komentar @kingabdi_jajanmercon.

Sementara, Lord Adi justru bersikap santai malah asik membaca komentar-komentar netizen yang menarik.

“Mau baca komen aja, “ ujarnya membubuhkan emoji tertawa.

Kilas Balik Karier Lord Adi MCI 8

Lord Adi memiliki nama asli Suhadi Jamaan. Dia lahir di Guguak, Sumatera Barat, pada 2 September 1979. 

Adi MasterChef sudah menikah dengan seorang gadis bernama Nelli Sovia sejak 2007 silam. 

Pertemuan pertama Lord Adi dengan sang istri, berlangsung pada tahun 2006 saat dirinya kembali ke Tanah Datar. 

Kebahagian keluarga kecilnya semakin lengkap setelah dikaruniai buah hati bernama Natasyah Nurfiqa dan Adzariyaat Nursifa. 

Pada tahun 2006, Lord Adi pulang ke kampung halamannya di Tanah Datar, Sumatera Barat setelah hidup di Malaysia selama 30 tahun. 

Lord Adi sempat mengajak istrinya hidup di perantauan, sebelum akhirnya memutuskan untuk tidak kembali ke Negeri Jiran pada 2013 lalu. 

Di kampung halamannya, Adi MasterChef berkarier sebagai petani cabai, sambil berternak sapi. Namun, pekerjaan tersebut tidak membuat Adi patah semangat dalam mengejar mimpi.

Pria yang akrab disapa Lord Adi, telah meniti karier masak selama 30 tahun di Malaysia. Sejak berusia lima tahun, Lord Adi dibawa oleh orang tuanya merantau ke Malaysia untuk berjualan makanan. 

Sejak saat itu, Lord Adi sering membantu sang ibu bernama Nurlela memasak. Ketika beranjak dewasa, ia mengawali karier dengan bekerja di beberapa restoran di Malaysia. 

Hal ini pun membuat kemampuan memasaknya semakin berkembang.

Lord Adi melanjut kariernya sebagai koki dengan mengikuti audisi MasterChef Indonesia musim kedelapan. Pada awalnya, Lord Adi tak pernah membayangkan bahwa dirinya akan lolos audisi. 

Dia mengirimkan sebuah video singkat untuk audisi daring pada 12 Maret 2021. 

Berkat bantuan rekannya bernama Husen dan Habibi dalam membuat video, Lord Adi berhasil lolos seleksi audisi MasterChef Indonesia pada 15 Maret 2021. 

Akhirnya, Lord Adi pergi ke Jakarta untuk mengikuti audisi selanjutnya. 

Lord Adi sempat tak menyangka akan menjadi salah satu peserta MasterChef Indonesia (MCI) Season 8. 

Dia pun sempat ragu mendengar dirinya lolos di tahap audisi, mengingat maraknya kasus penipuan. 

Setelah dihubungi kembali oleh pihak panitia MCI Season 8, akhirnya Lord Adi percaya. 

Kemudian Adi pergi ke Jakarta, untuk mengikuti audisi di hadapan dewan juri MasterChef Indonesia. 

Selama menjadi kontestan, Adi selalu memberikan penampilan menarik dalam memasak. Cara memasak Lord Adi yang unik, selalu membuat juri terpukau. 

Salah satunya ketika Adi memasak gulai bebek, yang menggunakan bahan makanan sisa dari peserta lain. 

Hal itu mampu dilakukan Adi agar sisa-sisa makanan tidak terbuang.

Namun perjalanan Adi sebagai peserta MasterChef Indonesia, harus terhenti di babak tiga besar. 

Dia gagal setelah melawan Nadya, dalam pertarungan head to head di pressure test untuk sampai ke babak grand final. Saat itu, Adi mendapatkan tantangan mengolah alpukat. 

DiIa menyajikan makanan berupa Alpukat Cendol Dawet Dengan Ketan.

Kala itu, Chef Renatta memberikan komentar yang baik, namun Chef Arnold mengkritik hidangan yang disajikan Adi. 

Sampai akhirnya, ketiga juri memutuskan Nadya yang berhasil maju dalam babak grand final bersama Jesslyn, sementara Adi MasterChef pulang. 

Banyak penonton mengira bahwa Lord Adi adalah seorang chef handal, yang menyamar sebagai peserta MasterChef Indonesia. 

Bahkan penampilan Adi dalam memasak selalu membuat juri kagum dan terpukau. Adi dikenal sebagai peserta yang paling ditakuti peserta lain, pasalnya ia selalu membuktikan kehebatannya dengan memenangkan beberapa tantangan di galeri MasterChef Indonesia.

Di balik kemampuannya dalam memasak, Adi MasterChef dikenal sebagai peserta yang memiliki karakter humoris. Dengan logatnya yang khas, Adi sering membuat para juri dan peserta lain tertawa. 

Tak heran bila penonton merasa terhibur dengan penampilan Adi yang kocak di galeri MasterChef Indonesia.

Lord Adi dijuluki sebagai tukang masak bar-bar oleh Chef Arnold. Pasalnya, ia sempat menggunakan pisau untuk membolak balik makanan. 

Hal tersebut dilakukan Adi, karena terbiasa memasak di pedalaman dengan peralatan yang seadanya. Bahkan ia sempat menantang juri untuk mengurangi durasi waktu memasak. 

(Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli Saputri)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.