TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan kejadian gempa bumi dengan magnitudo 4,3 yang mengguncang wilayah Kalimantan Timur pada Sabtu (25/7/2026) sore pukul 17.53 WIB.
Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa bumi (epicenter) berada di laut, tepatnya pada koordinat 1,69° Lintang Utara dan 119,01° Bujur Timur.
Lokasi tersebut berjarak sekitar 187 kilometer di arah timur Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Gempa bumi ini tercatat memiliki kedalaman pusat gempa (hypocenter) sejauh 26 kilometer di bawah permukaan laut.
Guncangan gempa dilaporkan dirasakan oleh warga di kawasan Biduk-Biduk dengan skala intensitas II MMI (Modified Mercalli Intensity).
Skala II MMI mengindikasikan bahwa getaran dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Catatan:
Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah.
Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.
Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.
Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.
Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.
BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.
Tanah lunak dapat memperkuat guncangan, sedangkan tanah keras atau batuan padat cenderung meredam getaran.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini