Aksi Duel Dua Remaja Bersenjata Tajam Viral di Media Sosial, Polisi Pastikan hanya untuk Konten
tarso romli July 25, 2026 08:27 PM

 

Baca juga: Satu Orang Kena Bacok, Polisi Dalami Kasus Dua Kelompok yang Viral Saling Serang di Palembang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Jajaran Polsek IT II Polrestabes Palembang bergerak cepat menindaklanjuti video viral di media sosial Instagram yang memperlihatkan aksi duel antara dua remaja menggunakan benda menyerupai senjata tajam di kawasan Simpang IBA, Kecamatan Ilir Timur (IT) II, Palembang.

Kapolsek IT II Polrestabes Palembang, AKP Firmansyah, S.H., M.H., mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian setelah menerima informasi terkait unggahan video tersebut.

"Setelah menerima informasi sekitar pukul 13.50, personel piket yang dipimpin Pawas Kuto Ipda Teta Ardiansyah, S.H., bersama Ka SPK Benny Viordhona, piket patroli, piket fungsi, dan tim opsnal langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan," ujar Firmansyah pada Sabtu (25/7/2026) sore.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan serta keterangan dari seorang saksi bernama Erwin (50), peristiwa itu diketahui terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dari hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), kepolisian memastikan bahwa benda yang digunakan oleh kedua remaja tersebut bukanlah senjata tajam, melainkan potongan pipa. Polisi juga menduga aksi berbahaya itu sengaja direkam untuk dijadikan konten media sosial.

"Dari hasil penyelidikan sementara, alat yang digunakan bukan senjata tajam, melainkan potongan pipa. Personel juga menganalisis bahwa aksi tersebut diduga hanya untuk pembuatan konten," jelasnya.

Kendati demikian, Polsek IT II tetap melakukan pendalaman guna mengidentifikasi para remaja yang terlibat dalam video tersebut serta mengantisipasi agar kejadian serupa tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Kapolsek turut mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka dan mengingatkan agar tidak membuat konten yang dapat memicu kepanikan atau disalahartikan sebagai tindakan kriminal.

"Kami mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak membuat konten yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun menimbulkan kepanikan di masyarakat," pungkas AKP Firmansyah.

Sebelumnya, rekaman video berdurasi sekitar 17 detik yang memperlihatkan dua remaja laki-laki mengenakan jaket saling berhadap-hadapan sambil mengayunkan benda mirip pedang di tengah jalan sempat menjadi perhatian luas warga Kota Palembang.

Aksi tersebut disebut terjadi di kawasan Jalan Perwari, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT II, yang belakangan kerap dijadikan tempat berkumpul sejumlah remaja.

Baca juga: Curhat Pilu Remaja Putri Kehilangan HP Saat CFD di Jembatan Ampera Palembang, Terlacak di Plaju

Salah seorang warga sekitar, Soni, mengaku resah dengan maraknya aksi berkumpulnya para remaja di kawasan tersebut yang dikhawatirkan memicu bentrokan antarkelompok.

"Kejadian seperti ini sudah sering. Biasanya mereka datang bergerombol, kumpul dengan kelompok masing-masing, setelah itu baru saling serang. Kebanyakan yang terlibat masih anak-anak sekolah," ungkap Soni, Sabtu (25/7/2026).

Ia berharap aparat kepolisian dapat rutin menggelar patroli di kawasan Jalan Perwari agar para warga dan pedagang sekitar tidak merasa takut serta resah akibat aksi para remaja tersebut.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.