Sema Fest 2026 Diusulkan Jadi Agenda Tahunan, Disparpora Seluma Siap Dukung
Hendrik Budiman July 25, 2026 08:54 PM

 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Seluma memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sema Fest Desa Taba Lubuk Puding, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.

Bahkan, Disparpora Seluma akan mendorong agar kegiatan yang mengangkat potensi lokal masyarakat tersebut dapat masuk dalam kalender agenda tahunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma.

Plt Kepala Disparpora Seluma, Azhari mengatakan, Sema Fest memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena tidak hanya menjadi kegiatan masyarakat, tetapi juga dapat menjadi sarana promosi daerah.

Menurutnya, konsep yang diusung dalam Sema Fest cukup unik karena mengangkat budidaya ikan Sema yang dikembangkan masyarakat Desa Taba Lubuk Puding dan dikemas dalam bentuk festival mancing ikan larangan.

"Kita sangat mendukung kegiatan Sema Fest ini. Kegiatan seperti ini memiliki nilai promosi yang sangat baik untuk mengenalkan potensi Kabupaten Seluma kepada masyarakat luas," kata Azhari di wawancara Tribunbengkulu.com Sabtu (25/7/2026). 

Dijelaskan Azhari, salah satu alasan Sema Fest layak masuk agenda tahunan Pemkab Seluma karena kegiatan tersebut mampu menarik perhatian peserta dari berbagai wilayah.

Tidak hanya masyarakat Kabupaten Seluma, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut juga berasal dari luar Kabupaten Seluma. 

Baca juga: Sema Fest 2026 Seluma Siap Meriah, 240 Peserta Ikut Festival Mancing Ikan Semah

"Pesertanya tidak hanya dari Seluma, tetapi juga ada dari luar Kabupaten Seluma. Artinya kegiatan ini sudah memiliki daya tarik dan layak menjadi ikon daerah," ujarnya.

Pengembangan sektor pariwisata tidak hanya bergantung pada objek wisata alam, tetapi juga dapat melalui kegiatan kreatif yang mengangkat budaya, tradisi, dan potensi masyarakat lokal.

Melalui Sema Fest, Desa Taba Lubuk Puding dapat menjadi salah satu contoh bagaimana potensi desa bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata.

"Kalau dikembangkan secara berkelanjutan, Sema Fest bisa menjadi salah satu event unggulan Kabupaten Seluma. Tentunya perlu kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat," jelasnya.

Disparpora Seluma akan melihat peluang untuk memasukkan kegiatan tersebut dalam agenda resmi pemerintah daerah sehingga pelaksanaannya dapat terus berkembang setiap tahunnya.

"Kita akan mendorong agar kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan Pemkab Seluma," imbuhnya. 

Sementara itu, Camat Air Periukan, Reswan Maryadi juga menyatakan dukungannya apabila Sema Fest Desa Taba Lubuk Puding ditetapkan sebagai agenda tahunan Pemkab Seluma.

Menurutnya, Sema Fest memiliki keunikan tersendiri karena menjadi satu-satunya kegiatan di Kabupaten Seluma yang mengangkat pengembangan budidaya ikan Sema menjadi konsep ikan larangan.

"Sema Fest ini adalah ikon yang dimiliki Desa Taba Lubuk Puding. Desa ini mengembangkan budidaya ikan Sema yang kemudian dikemas menjadi ikan larangan," ujar Reswan.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, Sema Fest dapat semakin dikenal luas dan menjadi salah satu daya tarik wisata baru di Kabupaten Seluma.

"Ini bisa menjadi wadah promosi desa sekaligus memperkenalkan potensi Kecamatan Air Periukan dan Kabupaten Seluma secara lebih luas. Jadi kami sangat mendukung Sema fest ini menjadi agenda tahunan Pemkab Seluma," sampai Reswan Maryadi. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.