Terombang-ambing 2 Jam Pakai Rakit Styrofoam, 6 Awak KM Genius Selamat di Laut Bali
Pipit Maulidya July 26, 2026 02:05 AM

 

SURYA.CO.ID - Musibah menimpa kapal kayu KM Genius berukuran 45 GT di perairan utara Kabupaten Buleleng, Bali, pada Sabtu (25/7/2026) pagi.

Kapal pengangkut sembako tersebut tenggelam akibat patah as mesin. Beruntung, seluruh awak kapal yang berjumlah enam orang berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan.

Kapal bertolak dari Pelabuhan Marina Boom, Banyuwangi, sejak subuh dengan tujuan Pengerungan, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep.

Namun, sekitar pukul 10.00 WIB, insiden patah as mesin membuat kapal hilang kendali hingga akhirnya tenggelam.

Untuk menyelamatkan diri, para awak mengenakan rompi pelampung dan menaiki rakit darurat yang terbuat dari pecahan styrofoam.

Mereka bertahan di tengah lautan selama lebih dari dua jam sebelum bantuan datang.

Kronologi

Laporan insiden ini pertama kali diterima tim SAR pada pukul 10.48 WIB dari anggota Polairud Banyuwangi di Pelabuhan Marina Boom.

"Setelah menerima informasi tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 11.05 WIB menggunakan RIB 02 Banyuwangi dari Pelabuhan Tanjungwangi dengan membawa peralatan water rescue dan perangkat komunikasi," ujar Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa.

Operasi evakuasi juga dibantu tim Pos SAR Buleleng menggunakan RIB 04. Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 12.34 WIB dan mendapati para kru bertahan di atas rakit darurat.

Satu per satu korban kemudian dipindahkan ke perahu penyelamat untuk dibawa ke daratan Banyuwangi.

Keenam awak yang selamat yakni Panji Mukhtar (28) selaku nakhoda, serta lima kru lainnya, yaitu Heru Herlambang (29), Fabiayyi (50), Mamat (32), Maksum (41), dan Sahril (30).

Sementara itu, bangkai kapal beserta seluruh muatan sembako diperkirakan telah karam ke dasar laut.

"Selanjutnya, kita koordinasi juga dengan BKK (Balai Karantina Kesehatan) di Banyuwangi. Nanti dicek kesehatan para awak. Lalu untuk proses penyidikan terkait dengan kapal tenggelam, kita serahkan ke Polairud Banyuwangi," kata Oka.

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, menegaskan bahwa fokus utama petugas adalah menyelamatkan seluruh awak kapal.

Pihaknya kini akan mengumpulkan keterangan lebih lanjut untuk mengetahui kronologi pasti penyebab tenggelamnya kapal.

"Insyaallah semuanya sudah sesuai dengan prosedural. Terima kasih atas kerja sama dari Basarnas dan Ditpolairud Polda Jatim atas evakuasi ini," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.