TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjaga kebugaran tubuh tidak selalu harus melalui olahraga berat atau latihan yang rumit.
Kombinasi antara Senam AW dan Line Dance kini menjadi tren aktivitas fisik yang makin digemari masyarakat luas.
Selain ramah bagi berbagai kelompok usia, mulai dari usia muda hingga lansia, kedua jenis olahraga ini belakangan menawarkan manfaat komprehensif, baik untuk kesehatan fisik, kebugaran otak, hingga mental.
Instruktur senam, Susanto, menjelaskan bahwa Senam AW dan Line Dance memiliki karakteristik unik yang saling melengkapi.
Senam AW berfokus pada latihan kebugaran yang memadukan peregangan, kekuatan ringan, kardio, serta keseimbangan sendi dan otot.
Gerakannya tergolong sederhana, berintensitas ringan, serta aman untuk kesehatan lutut maupun pencegahan pengapuran tulang.
"Senam AW menitikberatkan pada peningkatan kebugaran tubuh secara menyeluruh, menjaga fleksibilitas sendi, dan memperkuat otot," ucap Susanto di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara, Sabtu (25/7/2026).
"Sementara Line Dance memberikan manfaat tambahan berupa peningkatan koordinasi tubuh, kelincahan, konsentrasi, serta daya ingat karena peserta diajak menghafal rangkaian pola langkah mengikuti musik," ujar Susanto.
Tak hanya menjaga kelenturan dan fungsi memori otak, kedua aktivitas fisik ini juga terbukti efektif membantu program penurunan berat badan.
Dalam satu sesi berdurasi 30–60 menit, Senam AW mampu membakar sekitar 150 hingga 300 kalori.
Baca juga: Dokter Ungkap Penyebab Serangan Jantung Bisa Terjadi Saat Olahraga, Benarkah Terjadi Mendadak?
Adapun Line Dance dengan tempo musik yang lebih dinamis dapat membakar hingga 200 sampai 400 kalori.
Menariknya, tidak ada batasan usia untuk menikmati kedua olahraga ini. Bagi pemula maupun lansia, latihan dapat dimulai secara bertahap selama 20–30 menit dengan frekuensi ideal 3 hingga 5 kali seminggu.
"Prinsip utamanya adalah bergerak sesuai kemampuan, bukan memaksakan diri. Yang terpenting adalah konsistensi," tambah Susanto.
Ia juga menekankan bahwa aktivitas olahraga kelompok seperti ini berdampak besar pada kesehatan sosial, menurunkan risiko depresi pada lansia, dan memicu motivasi berolahraga secara berkelanjutan.
Manfaat besar dari kombinasi dua olahraga ini menjadi landasan bagi Holywings Peduli untuk menggelar kegiatan senam sehat bersama di Livehouse Kelapa Gading.
Acara tersebut diikuti oleh ratusan peserta, acara ini turut menghadirkan langsung motivator nasional Andrie Wongso selaku pencipta Senam AW.
"Kami percaya bahwa menjaga kesehatan tidak selalu harus dimulai dari hal yang besar. Aktivitas fisik sederhana yang dilakukan secara rutin mampu memberikan dampak besar bagi kualitas hidup," ujar Andrew Susanto selaku Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga," lanjutnya.
Baca juga: Slow Jogging: Olahraga Santai yang Berdampak untuk Kesehatan Jantung hingga Mental
Tak sekadar mengajak masyarakat bergerak aktif, kegiatan tersebut juga menyerahkan bantuan berupa 50 unit tempat sampah outdoor berkapasitas 100 liter untuk mendukung kebersihan dan kesehatan lingkungan pemukiman warga sekitar.
"Menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan melalui olahraga, tetapi juga dimulai dari lingkungan yang bersih. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan di sekitarnya," pungkas Andrew.
Melalui perpaduan gaya hidup aktif lewat Senam AW dan Line Dance serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, gerakan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk memulai pola hidup sehat dengan cara yang mudah, murah, dan menyenangkan.