Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU – ADP, warga RT 01, Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan oknum petugas Lapas.
Pemuda berusia 20 tahun tersebut kini masih terbaring lemah setelah menjalani operasi di Rumah Sakit AR Bunda Kota Lubuklinggau.
Ia menderita luka tembak di bagian perut.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga berharap kepolisian dapat mengungkap peristiwa yang sebenarnya.
Pasalnya, hingga saat ini pihak keluarga belum mendapat keterangan langsung dari korban karena kondisinya masih sangat lemah.
"Kami belum dapat informasi lengkapnya, karena korban ini masih lemah, belum bisa ditanya. Baru dapat informasi dari polisi," ungkap Ardi (37), orang tua sambung korban, kepada Tribunsumsel.com, Minggu (26/7/2026).
Menurutnya, peristiwa tersebut jangan sampai ada yang ditutup-tutupi karena hingga saat ini pihak keluarga belum mengetahui secara pasti kronologi yang sebenarnya.
"Sekarang masih simpang siur. Setahu kami anak kami itu pencari barang rongsokan keliling, bukan pencuri," ungkapnya.
Ia menambahkan, informasi yang mereka terima sejauh ini baru berasal dari pihak kepolisian yang menyebutkan ADP masuk ke rumah orang.
"Tapi pertanyaannya, kalau pun masuk ke rumah orang atau ditemukan sedang di batang durian, tidak perlu ditembak. Cukup diperingatkan saja," ungkapnya.
Baca juga: Kesal Durian di Depan Rumahnya Dicuri, Pegawai Lapas Lubuklinggau Tembak Pelaku, Kini Diperiksa
Peristiwa penembakan tersebut diduga dipicu setelah oknum petugas Lapas melihat korban berada di atas pohon durian di depan rumahnya.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, pada Sabtu (25/7/2026) sore.
Akibat kejadian tersebut, korban ADP, warga Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau.
Sementara itu, pelaku penembakan berinisial IG yang merupakan oknum pegawai Lapas telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian pada Sabtu malam.
Terpisah, Kapolres Lubuklinggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
"Laporan sudah kita terima dan saat ini masih proses penyidikan serta masih dilakukan penyelidikan di lapangan," singkatnya. (Joy)
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com