SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Riuh tawa anak-anak kembali mewarnai kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman hingga Flyover Ampera, Palembang, Minggu (26/7/2026). Setelah sempat vakum selama hampir tiga pekan, wahana flying fox gratis milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palembang kembali beroperasi dan langsung menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung.
Pantauan Sripoku.com sejak pagi menunjukkan antrean anak-anak telah memanjang di bawah lintasan LRT. Mereka duduk berbaris dengan tertib sambil menunggu giliran merasakan sensasi meluncur dari atas mobil pemadam kebakaran.
Di sisi lain, para petugas DPKP tampak sibuk mempersiapkan seluruh perlengkapan keselamatan. Dua unit mobil pemadam kebakaran kembali diposisikan sebagai titik penambatan tali flying fox, sementara kru memastikan seluruh peralatan terpasang dengan baik sebelum wahana dibuka.
Kembalinya wahana edukatif tersebut disambut antusias para orang tua yang selama beberapa pekan terakhir tidak lagi menjumpainya di arena CFD.
Baca juga: CFD Palembang Tak Hanya Ramai Olahragawan, Street Photographer Raup Rezeki Lewat Aplikasi
"Om, buka lagi ya?" tanya seorang pengunjung kepada petugas yang tengah merapikan peralatan.
"Iya, Pak. Minggu-minggu kemarin kami memiliki banyak agenda sehingga belum bisa membuka wahana. Hari ini sudah kembali beroperasi. Silakan mendaftar dan mengantre terlebih dahulu," jawab salah seorang petugas.
Bagi DPKP Kota Palembang, flying fox bukan sekadar permainan. Wahana ini dirancang sebagai media edukasi untuk mengenalkan profesi pemadam kebakaran kepada anak-anak sekaligus menumbuhkan keberanian, disiplin, dan rasa percaya diri sejak usia dini.
Karena itu, aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Sebelum menaiki armada pemadam kebakaran, setiap peserta terlebih dahulu diperiksa kelengkapan peralatan keselamatannya. Petugas memasangkan harness, helm pelindung, serta memastikan seluruh pengait pengaman terkunci dengan sempurna sebelum peserta diperbolehkan meluncur.
Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses persiapan, saat meluncur, hingga peserta tiba di titik akhir. Prosedur tersebut membuat para orang tua merasa lebih tenang saat mendampingi anak-anak mereka mencoba wahana tersebut.
Suasana penuh semangat itu juga menarik perhatian para pemburu foto jalanan. Banyak pengunjung mengabadikan ekspresi polos anak-anak yang bergantian meluncur dari atas mobil pemadam kebakaran.
Salah satunya Wandi, warga Palembang yang datang bersepeda ke lokasi CFD. Ia mengaku sengaja datang lebih awal untuk mengabadikan momen-momen spontan yang menurutnya sulit ditemukan di tempat lain.
"Asyik memotret anak-anak di sini. Ekspresinya natural, ada yang tegang, ada yang senang, jadi hasil fotonya hidup," ujarnya.
Kehadiran kembali wahana flying fox juga menjadi kabar menggembirakan bagi Putra Akbar (10), warga kawasan Sekip. Selama beberapa pekan terakhir, ia rutin datang ke CFD dengan harapan wahana tersebut kembali dibuka.
Harapannya akhirnya terwujud pada Minggu pagi itu.
"Alhamdulillah, minggu ini ada lagi. Saya sudah menunggu setiap minggu, tetapi beberapa minggu kemarin belum buka. Saya kira sudah tidak ada lagi. Senang bisa bermain lagi walaupun hanya sekali meluncur," kata Putra dengan wajah berbinar.
Selain menjadi hiburan gratis pada akhir pekan, wahana flying fox DPKP Kota Palembang juga menjadi sarana edukasi yang memperkenalkan pentingnya budaya keselamatan kepada anak-anak melalui aktivitas yang menyenangkan. Tak heran jika setiap kali kembali beroperasi, antrean peserta selalu mengular dan menjadi salah satu ikon yang paling dinantikan di arena Car Free Day Palembang.