Calon Dewan Pengawas PDAM Tirta Bangka Seleksi Psikologi
Ajie Gusti Prabowo July 26, 2026 05:50 PM

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Proses seleksi calon Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Bangka atau PDAM Tirta Bangka memasuki tahap seleksi psikologi. Dari tiga nama yang masuk dalam daftar calon, hanya dua orang yang terpantau hadir mengikuti ujian di lingkungan Kantor Bupati Bangka, Jumat (24/7) pagi.

Berdasarkan pantauan di ruang ujian Kantor Bupati Bangka, dua peserta yang hadir yaitu Erwin Ismatudin dan Gulyano Penalva. Keduanya, tampak serius menjalani rangkaian ujian tertulis maupun psikotes yang diselenggarakan oleh panitia seleksi.

Sementara itu, satu peserta lainnya yakni Yudha Pranata dilaporkan tidak hadir sejak seleksi atau ujian dimulai. Belum ada keterangan resmi mengenai alasan pasti ketidakhadiran yang bersangkutan dalam tahapan seleksi ini.

Petugas penjaga ruang ujian mengungkapkan, Yuda Pranata sempat memberikan kabar melalui izin lisan. Namun, hingga proses ujian berlangsung, yang bersangkutan belum juga menampakkan diri di lokasi. "Belum hadir, Pak, lagi di luar," ujar salah satu petugas kepada Bangkapos.com.

Sebelumnya, Ketua Pansel Dewas PDAM Tirta Bangka, Darius, mengungkapkan proses penjaringan ini terpaksa dibuka menyusul mundurnya pejabat dewan pengawas sebelumnya akibat kesibukan dan alasan kesehatan. Merespons kekosongan ini, Bupati Bangka, Fery Insani langsung memberi mandat penuh kepada pansel untuk segera mencari pengganti yang kompeten.

Darius merinci, tahapan awal seleksi telah rampung dengan hasil yang memuaskan. Seluruh pendaftar yang berjumlah tiga orang dinyatakan lolos dan memenuhi seluruh syarat administratif yang ditentukan.

"Seleksi pertama kemarin adalah administrasi dan itu sudah selesai. Tiga calon yang mendaftar semuanya memenuhi syarat. Tahap berikutnya adalah seleksi kompetensi yang mencakup tes psikologi dan wawancara," kata Darius.

Diakuinya, rangkaian ujian kompetensi ini dijadwalkan bergulir selama dua hari penuh. Hari pertama difokuskan pada tes psikologi bersama tim psikolog profesional. Sementara hari kedua, dilanjutkan dengan sesi uji wawancara mendalam.

"Tim penguji wawancara dibentuk secara komprehensif, dengan melibatkan berbagai unsur independen dan pemerintah mulai dari perwakilan pemerintah daerah, akademisi perguruan tinggi hingga unsur DPRD Kabupaten Bangka, bebernya.

Hasil akhir dari proses seleksi ini, nantinya tidak langsung diumumkan sebagai pemenang tunggal dan diserahkan langsung kepada Bupati Bangka sebagai pemegang kebijakan tertinggi. "Setelah wawancara, kita tinggal menentukan pemeringkatan. Hasil penilaian itu kita sampaikan kepada Pak Bupati. Keputusan akhir siapa yang akan ditunjuk dan ditetapkan menjadi dewan pengawas tetap berada di tangan Pak Bupati," ungkapnya. (v1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.