AWAL Mula 8 Ruko di Perumnas Mandala Terbakar, Bermula dari Salon Diduga Akibat Korsleting Listrik
Septrina Ayu Simanjorang July 26, 2026 06:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, DELI SERDANG - Awal mula 8 ruko di Perumnas Mandala terbakar.

Bermula dari salon diduga akibat korsleting listrik.

Delapan unit rumah toko (Ruko) yang berada di Jalan Garuda Perumnas Mandala, Kelurahan Kenangan Baru  Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, ludes terbakar, Minggu (26/7/2026) siang. 

Baca juga: DUA Bulan Jalankan Bisnis Haram, Mahasiswa Farmasi di Medan Diciduk, Simpan Ratusan Pod Getar

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Leorencius Manurung mengatakan bahwa peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. 

Api bermula dari salah satu rumah toko (ruko) salon yang berada di bangunan lantai dua, kemudian merembet ke bangunan lantai tiga serta menyebar ke bangunan lainnya. 

Dugaan penyebab kebakaran hebat yang menghanguskan delapan ruko berlantai dua dan tiga ini disebabkan oleh korsleting listrik. 

Baca juga: NASIB Karina Chandra Dilaporkan Suami karena Melahirkan Lebih Cepat di RS Berbeda: Sakit Hati Saya

"Kemungkinan dari arus pendek listrik di bangunan lantai dua, karena dari karyawan salon tidak mengetahui adanya api," ucap Leorencius Manurung  saat ditemui Tribun Medan. 

Leorencius mengungkap bahwa delapan unit ruko yang terbakar, rata-rata terbakar dari bangunan lantai dua dan tiga.

Ia mengatakan kebakaran tersebut menerjunkan 8 unit mobil pemadam kebakaran Kota Medan, diantaranya satu unit dari damkar Deli Serdang.

Baca juga: PILU Eva Rukonya Terbakar di Perumnas Mandala, Barang Berharga dan Jualannya Ludes

Saat melakukan penyiraman, pihak mengalami kesulitan dikarenakan api sudah merambat ke bangunan ruko lainnya. 

Sehingga, pihaknya melakukan penyisiran dari salah satu bangunan dan naik ke lantai tiga, kemudian menyebrang ke bangunan ruko di lantai. 

"Jadi apinya sudah merembet ke seluruh bangunan ruko yang berjejer itu, terus merembet ke bangunan lantai tiga," ungkapnya. 

Hingga kini, pihaknya sedang melakukan pedinginan secara menyeluruh ke delapan unit ruko tersebut. 

Barang Dagangan Ludes

Histeris seorang wanita bernama Eva melihat rumah yang ditempatinya ludes terbakar yang terjadi di Jalan Garuda Perumnas Mandala, Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (26/7/2026).

Pantauan Tribun-Medan.com, kondisi Eva terlihat mata bengkak, air mata sampai kering, hingga tatapan kosong setelah melihat bangunan lantai dua dan tiga ludes terbakar api.

Eva yang baru saja menempati rumah berlantai tiga ini selama kurang lebih satu bulan.

Padahal rumah berlantai tiga itu akan dijadikan tempat usaha di lantai satu. Namun barang jualan yang telah disiapkan itu ludes terbakar dan tak bersisa satupun.

Baca juga: Delapan Ruko Terbakar di Perumnas Mandala, Hanguskan Lantai Dua Toko Salon

Eva menjelaskan bahwa kejadian kebakaran hebat itu pertama kali diketahui sekitar pukul 11.30 WIB, di salah satu toko salon tepatnya di bangunan lantai dua.

Saat itu, ia yang berada di bangunan lantai dua ini mencium aroma terbakar di bangunan sebelahnya.

Merasa panik, ia segera turun ke lantai satu dan melihat bangunan sebelahnya ternyata sudah terbakar.

Sementara itu, karyawan salon tersebut berada di lantai satu dan tidak mengetahui adanya api dibangunan lantai dua.

Baca juga: TERKUAK Alasan Febri Diansyah Terima Kuasa Hukum Febrie, ILAJ Dorong Tim 9 Berani Tegakkan Kebenaran

Namun karyawan salon baru sadar adanya api setelah mendengar teriakan dari warga sekitar yang berteriak "kebakaran".

"Karyawan salon berada di lantai satu, saya saat itu baru siap mandi di lantai dua, mencium aroma asap kebakaran langsung turun ke lantai satu," ucap Eva saat ditemui Tribun Medan dilokasi TKP, Minggu (26/7/2026).

Api yang membesar dengan cepat menyebar ke plafon rumah toko (ruko) bangunan lantai dua termasuk rumahnya.

Sedangkan karyawan salon baru mengetahui adanya api dibangunan lantai dua, setelah diteriakin oleh warga sekitar.

Baca juga: Gubsu Bobby Soroti Kasus Narkoba dan LGBTQ di Sumut: Itu Menular dan Merusak Anak Muda 

"Warga sudah ramai berkumpul baru mereka keluar dari salon. Saya keluar rumah untuk menyelamatkan diri," ungkapnya.

Eva tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan delapan unit rumah, namun ia tidak mendengar adanya suara ledakan.

"Saya engga tahu apa penyebab kebakaran itu, karena tidak ada suara ledakan," lanjutnya.

Sementara itu, barang berharga dan barang jualannya yang berada di lantai dua dan tiga ludes terbakar.

Padahal, Eva bersama suaminya berniat untuk membuka usaha makanan, barang jualan seperti meja dan kursi yang ditaruhnya di lantai tiga, habis tak bersisa.

Eva bersama suaminya ini mengaku bahwa rumah berlantai tiga yang ditempatinya itu merupakan milik kakaknya yang berada di Amerika. Dikarenakan kosong, ia bersama suaminya menempati rumah toko tersebut.

Eva merasa bingung melihat barang berharga miliknya dan barang jualannya ini ludes terbakar, apakah mendapat bantuan dari pemerintah atau tidak, sebab barang berharga dilantai dua dan tiga tak bersisa.

"Kalo kayak dapat bantuan atau tidak ya, karena udah habis barang barang kami semuanya," pungkasnya.

(Cr9/Tribun-medan.com) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.