Seorang Petani di Musi Rawas Tewas Gantung Diri di Rumahnya, Pertama Kali Ditemukan oleh Istrinya
tarso romli July 26, 2026 06:27 PM

 

 

Baca juga: Warga Desa Kemuning Jaya OKU Timur Gantung Diri di Sawah, Diduga Pengaruh Menuntut Ilmu Spiritual

SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS — Seorang petani berinisial Udin (46) ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh istrinya sendiri yang baru saja pulang dari kebun.

Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Kapolsek Muara Lakitan AKP Hendrawan saat dikonfirmasi pada Minggu (26/7/2026) membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB ketika istri korban, Rosdiana, bersama dua orang saksi lainnya pergi ke kebun.

Saat itu, korban diketahui masih tertidur di rumah.

Sekira pukul 12.30 WIB, sang istri pulang ke rumah dan hendak menuju ke dapur, namun ia langsung terkejut mendapati suaminya sudah dalam kondisi tergantung.

"Saat pertama kali ditemukan, kondisi korban dalam posisi tergantung dengan leher terikat tali nilon warna kuning dengan kaki terlipat ke belakang menyentuh lantai," ujar AKP Hendrawan.

Melihat suaminya dalam kondisi tersebut, istri korban yang panik seketika meminta pertolongan kepada Kepala Dusun setempat.

Sekira pukul 13.20 WIB, jajaran kepolisian yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Erwin Friansyah bersama personel Polsek Muara Lakitan dan tim medis Puskesmas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Di dekat korban ditemukan, di bagian belakang sebelah kiri ada kursi plastik warna hijau yang diduga digunakan oleh korban," jelasnya.

Setelah dilakukan evakuasi, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Muara Lakitan untuk menjalani pemeriksaan medis luar.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mendapati luka lecet melingkar di bagian leher dengan diameter 0,5 sentimeter akibat lilitan tali.

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga pada sore harinya sekira pukul 17.00 WIB.

Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi sebelum jenazah dimakamkan.

Baca juga: Sopir Gantung Diri di Bak Truk Merupakan Warga Betung Banyuasin, Keluarga Tolak Lakukan Autopsi

Terkait motif di balik aksi nekat tersebut, polisi menduga korban nekat mengakhiri hidupnya akibat dipicu perselisihan rumah tangga.

Sehari sebelum kejadian, korban dilaporkan sempat terlibat pertengkaran dengan istrinya terkait masalah penjualan sebidang tanah.

"Informasi sementara, sehari sebelumnya korban sempat ribut persoalan tanah dengan istrinya. Diduga istrinya ini mau menjual tanah mereka, namun tidak diizinkan oleh korban," tutup Kapolsek.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.