TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Deretan PR Pemko Pekanbaru yang masih dikeluhkan masyarakat sampai hari ini, masih persoalan perbaikan jalan yang belum merrata, plus penanganan banjir (perbaikan drainase).
Ini terkuak hampir di pertemuan anggota DPRD Pekanbaru pekan kemarin dengan masyarakat. Karenanya, legislator meminta, agar Pemko Pekanbaru segera menindaklanjuti keluhan masyarakat ini, supaya direalisasikan segera.
"Ya, dua isu ini santer diusulkan masyarakat. Kita harapkan segera diprioritaskan tahun ini," pinta Ketua DPRD Pekanbaru M Isa Lahamid, Minggu (26/7/2026) kepada Tribunpekanbaru.com.
Perbaikan jalan yang paling kentara di Kelurahan Tuah Negeri Tenayan Raya, di Tuah Madani, di Rumbai dan beberapa daerah lainnya.
Sementara untuk penanganan banjir atau perbaikan drainase, hampir di seluruh daerah. Namun Pemko bisa melaksanakannya sesuai kondisi yang prioritas.
Apalagi untuk perbaikan drainase, anggarannya sudah diplot di APBD Pekanbaru Rp 100 miliar.
Begitu juga dengan perbaikan jalan, nilainya tak kalah, puluhan miliar.
"Ini sejurus dengan program Pemko sekarang. Artinya, pelaksanaannya bisa tepat sasaran, dan memang sudah kondisi krodit," sebutnya.
Baca juga: Bertemu Anggota DPRD Pekanbaru, Warga Minta Wako Segera Aspal Jalan Pesisir Meranti Pandak Rumbai
Politisi senior PKS ini mengaku, bahwa infrastruktur jalan yang rusak, tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat. Tapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Sementara untuk persoalan banjir atau genangan yang kerap terjadi saat hujan deras, menunjukkan perlunya peningkatan sistem drainase, serta penanganan yang lebih komprehensif di titik-titik rawan banjir.
"Sekarang sudah akhir Juli. Kita harapkan digesa perbaikannya. Sebab, jika dibiarkan, jalan tambah hancur dan titik banjir akan semakin meluas," akunya.
(Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).