Entourage Bali Minta Maaf Usai Dituding Diskriminasi WNI, Dua Pendiri Kini Dicekal Masuk Indonesia
Talitha Daren July 26, 2026 06:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Komunitas Entourage Bali akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah menjadi sorotan publik akibat dugaan diskriminasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) dalam proses pendaftaran salah satu kegiatan mereka di Canggu, Bali.

Meski membantah melakukan diskriminasi secara sengaja, Entourage Bali mengakui adanya kesalahan pada sistem persetujuan otomatis yang menyebabkan sebagian nomor telepon Indonesia tidak dapat mengikuti proses pendaftaran.

Seluruh kegiatan komunitas untuk sementara dihentikan sambil dilakukan evaluasi menyeluruh.

Baca juga: Komunitas Lari di Canggu Bali Viral, Ada Dugaan Diskriminasi ke WNI, Ni Luh Djelantik Buka Suara

Entourage Bali Sampaikan Permintaan Maaf

Melalui pernyataan resmi di akun Instagram @entourage.bali, Entourage Bali meminta maaf kepada seluruh pihak yang merasa dirugikan maupun tersinggung atas polemik yang terjadi.

Mereka menegaskan tidak pernah memiliki niat untuk membeda-bedakan ataupun mendiskriminasi siapa pun.

Komunitas tersebut menjelaskan bahwa Entourage Bali dibentuk sebagai wadah bagi para digital nomad yang tinggal di Bali untuk membangun relasi, berjejaring, serta mengikuti berbagai kegiatan bersama.

Menurut mereka, keanggotaan komunitas tidak didasarkan pada kewarganegaraan karena anggotanya berasal dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Baca juga: Komunitas Lari di Canggu Bali Viral, Ada Dugaan Diskriminasi ke WNI, Ni Luh Djelantik Buka Suara

KOMUNITAS LARI BALI - Tangkapan layar event lari yang viral di media sosial setelah muncul dugaan diskriminasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) (Tribun Trends/Instagram @denpasarstory)

Klaim WNI Jadi Peserta Terbanyak

Kegiatan Silent Disco Run yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) menjadi acara bertiket pertama karena jumlah headphone yang disediakan terbatas.

Menurut penyelenggara, warga negara Indonesia justru menjadi kelompok peserta terbesar dengan porsi hampir 25 persen dari seluruh tiket yang terjual.

Penyelenggara juga menyampaikan bahwa kegiatan dimulai sejak pukul 05.30 WITA untuk mengurangi kepadatan lalu lintas serta berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian.

Entourage Bali mengakui terjadi kekeliruan pada sistem persetujuan otomatis yang digunakan untuk grup WhatsApp dan sejumlah kegiatan non-lari.

Baca juga: 12 Sertifikat Tanah Milik Dosen di Klungkung Bali Digondol Pencuri, Rumah Dalam Kondisi Kosong

Dua Warga Belanda Masuk Daftar Cekal

Direktorat Jenderal Imigrasi mengungkap dua warga negara Belanda yang diduga menjadi penyelenggara kegiatan Entourage Bali telah dikenai sanksi penangkalan.

Kedua WNA berinisial JAS (35) dan HQV (37) diketahui memiliki Izin Tinggal Terbatas (ITAS), masing-masing untuk bekerja dan sebagai investor.

Mereka meninggalkan Indonesia pada Rabu (23/7/2026) malam melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan tujuan Singapura menggunakan maskapai KLM.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menegaskan kedua WNA tersebut kini telah masuk dalam daftar cekal.

Jajaran Imigrasi Bali diminta memeriksa aktivitas penyelenggara dan menindak warga negara asing apabila terbukti menjalankan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal yang dimiliki.

(TribunTrends.com/Talitha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.