TRIBUNPRIANGAN.COM - Pekan terakhir bulan Juli 2026 hampir selesai, namun deretan program tengah berjalan, termasuk Bantuan Sosial (Bansos).
Seperti diketahui, pemberian Bansos jadi bagian paten dalam sistem kerja Kepemerintahan yang tidak pernah terlewatkan setiap bulan dalam tahun berjalan.
Adapun, bansos yang masuk bantuan perdana Tahap 3 ini, memang terjadwal pada bulan Juli 2026, dengan berbagai ketentuan baru.
Ya, Juli sendiri menjadi salah satu bulan yang dijadwalkan untuk pencairan sejumlah bansos Reguler sepanjang 2026.
Bansos-bansos tersebut diketahui masuk dalam kategori bantuan Reguler yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, membenarkan hal ini, berdasarkan pemutakhiran data penerima bansos yang sempat berlangsung dipertengahan bulan yakni tepatnya pada tanggal 20 lalu.
Baca juga: Penyebab Dana Bansos BPNT dan PKH Masih Belum Cair Padahal Masuk DTSEN
Jadwal tersebut mundur dari yang sebelumnya selalu pas di tanggal 10 tiap bulan berjalan.
Selain itu, pada tahap pencairan bansos yang penyalurannya akan tetap dilakukan melalui dua jalur yakni Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia ini masih terus berlangsung hingga di pekan terakhir bulan keenam ini.
Namun tak jarang saat jadwal pencairan, beberapa penerima justru mengeluhkan belum menerima nominal atau bantuan yang dimaksud, sementara nama mereka tertera sebagai KPM pada data.
Lantas apa penyebab Bansos Triwulan II April 2026 tidak masuk ke rekenaing penerima?
Seperti yang diketahui, pemberian Bansos jadi bagian paten dalam sistem kerja Kepemerintahan yang tidak pernah terlewatkan setiap bulan dalam tahun berjalan.
Namun tak sedikit dari peserta yang hingga detik ini belum bisa menjangkau bansos mereka.
Ini penting untuk semua KPM untuk sesegera memastikan bahwa bansos tengah dalam proses maupun mengalami masalah pencairan.
Masalah tersebut seperti ATM yang bermasalah, data yang belum diperbaharui, tidak termasuk keluarga penerima bantuan yang berhak menerima bansos.
Selain itu, beberapa penyebab umum Bansos PKH dan BPNT belum cair, antara lain adalah:
Kendala-kendala tersebut mengakibatkan dana yang seharusnya sudah bisa ditarik belum muncul di rekening penerima manfaat.
Baca juga: Cek Pencairan Bansos BPNT Juli 2026 dari Kemensos, Bisa Pakai HP!
Lantas bagaimana cara mengatasinya?
1.Cek Status di DTSEN / Cek Bansos
2. Pantau Status di Bank Penyalur
3. Hubungi Pendamping PKH atau Dinas Sosial
4. Pastikan Kartu KKS Aktif
5. Sabar Menunggu Tahap Bertahap
Pencairan bisa berlangsung hingga minggu ketiga bahkan akhir bulan. Jadi jika minggu pertama dan kedua belum cair, peluang masih terbuka di tahap selanjutnya.
Baca juga: Resmi! Link Pencairan Dana Bansos BPNT dan PKH Juli 2026, Gampang Bisa Pakai HP
Lantas bagaimana cara mengetahui para penerima masih terdaftar sebagai Penerima atau tidak lagi?
Pengecekan bansos dapat dilakukan melalui laman Cek Bansos Kementerian Sosial.
Dirujuk dari laman Pusat Informasi & Koordinasi Provinsi Jawa Barat (Pikobar), tata cara sebagai berikut:
Terdapat ciri umum yang bisa diidentifikasi sebagai penerima Bansos pada bulan April 2026, diantaranya:
Selain itu, ciri penerima bansos lainnya adalah:
Saat dicek via laman resmi Kemensos, status kepesertaannya bertuliskan 'Iya'
Ada periode penerimaan bansos.
*Catatan: deretan ciri di atas tidak lantas menjadi jaminan seseorang mendapat penyaluran bansos.
1. Cek Bansos Kemensos via situs cekbansos.kemensos.go.id 2025
2. Cek Bansos Kemensos via aplikasi Cek Bansos
(*)