Jangan Sepelekan 'Mom Shaming', Bisa Berdampak pada Psikologis Ibu
GH News July 26, 2026 07:09 PM
Jakarta -

Ibu memiliki peran yang besar dalam pengasuhan anak. Namun, salah satu tantangan yang kerap dihadapi oleh ibu adalah 'mom shaming' atau bentuk penghakiman atau kritik yang berkaitan dengan cara ibu mengasuh dan merawat anak.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi ibu yang mungkin baru melahirkan, terlebih mom shaming seringkali justru datang dari orang terdekat.

Spesialis kesehatan jiwa dr Elvine Gunawan, SpKJ menuturkan ibu yang baru melahirkan sering kali harus menghadapi 'baby blue syndrome'. Apabila gagal beradaptasi, stres yang dialami ibu bisa semakin parah dan berakhir menjadi postpartum depression atau anxiety.

"Biasanya nggak dinotice oleh orang di sekitarnya. Kelihatan lebih cemas gitu ya, kayak 'bisa nggak ya menumbuh-kembangkan anak', udah di-judging lagi, 'jangan-jangan gue ibu yang gagal'," kata dr Elvine dalam Talkshow Early Life Nutrition - Next Gen(Re) Parenting oleh Morinaga di Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).

Jika tidak ditangani dengan baik, rasa bersalah yang dirasakan ibu bisa terus meningkat. Gejala akan muncul setelah 6 bulan, seperti penarikan diri hingga terlalu cemas.

Dalam beberapa kasus, apabila kurva pertumbuhan dan perkembangan anak menurun, kondisi ini sering kali juga dapat memperparah kondisi psikologis ibu.

"Kalau kurvanya turun aja, wah ke dokter, 'anaknya gimana dokter? gimana? Biasanya yang notice dokter anak, 'ini kayaknya cemasnya udah nggak normal'," katanya.

Selebritis MerdiOctav Sahetapy mengungkapkan jika dirinya pernah mengalami hal serupa. Ia menceritakan pernah ada satu momen, ia terpikirkan oleh salah satu komentar netizen yang membandingkan proses tumbuh kembang anak pertama dan keduanya.

Komentar-komentar yang terkadang terkesan biasa, nyatanya bisa memberikan dampak psikologis yang tidak mengenakkan bagi ibu.

"Jujur sedih ya karena kayak setiap ibu itu pasti akan berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya. Jadi pas mendapatkan komentar-komentar kayak gitu, seorang ibu tuh ngerasa bersalah dan tertekan dong," ceritanya.

"Kita sudah memberikan anak yang terbaik, nggak mungkin lah kita kasih makan anak sembarangan, apalagi kalau misalnya dia lagi proses MPASI, kan nggak mungkin," tandas Merdi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.