TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Upaya memperkenalkan budaya lokal sekaligus menghadirkan aksi sosial di tengah masyarakat kembali dilakukan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Riau melalui program Voluntrip 2026.
Program ini mengajak para relawan turun langsung ke Desa Sungai Kelelawar, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi untuk melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan sekaligus mengenalkan potensi wisata dan budaya daerah.
Selama berada di desa tersebut, para relawan menyalurkan 10 paket sembako, 10 paket perlengkapan sekolah, 50 mushaf Al-Qur'an, serta 500 bibit pohon durian dan jengkol.
Selain itu, mereka juga menggelar edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sosialisasi stop bullying, kreasi ramah lingkungan dari barang bekas, penanaman pohon, pemasangan plang penunjuk jalan, hingga gotong royong membersihkan kawasan Air Terjun Sungai Kandi.
Koordinator Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Riau, Ayatullah Arrasyid menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan melalui program Voluntrip 2026 yang berlangsung selama lima hari, mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2026 di Desa Sungai Kelelawar.
Voluntrip tidak hanya menjadi ruang bagi relawan untuk mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga memberikan kesempatan mengenal lebih dekat budaya dan kearifan lokal yang dimiliki setiap daerah di Riau.
"Voluntrip menjadi program yang memberikan manfaat bagi relawan maupun masyarakat. Para relawan berkesempatan belajar mengenai budaya lokal dan pengalaman mengabdi. Di sisi lain, masyarakat juga merasakan manfaat nyata melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan yang kami hadirkan," kata Ayatullah, Minggu (26/7/2026).
Selain menjalankan aksi sosial, para relawan juga diperkenalkan dengan budaya khas Kuantan Singingi, seperti Pacu Jalur yang menjadi identitas daerah tersebut.
Mereka juga mengikuti tradisi Mangonji, yakni kegiatan masyarakat memasak bubur konji secara bersama-sama yang sarat dengan nilai kebersamaan dan pelestarian adat. Keindahan Air Terjun Sungai Kandi turut menjadi bagian dari eksplorasi potensi wisata desa.
Ketua Pemuda Desa Sungai Kelelawar, Bang Deden, mengapresiasi kehadiran para relawan yang dinilai membawa manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, berbagai kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya membantu warga, tetapi juga memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa dan kami bersyukur atas kehadiran relawan dari Dompet Dhuafa Riau ke desa ini, karena tidak semua desa mendapatkan kesempatan yang luar biasa ini," imbuhnya.
Melalui Voluntrip 2026, Dompet Dhuafa Volunteer Riau berharap semangat kerelawanan terus tumbuh di kalangan generasi muda.
Program ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dengan masyarakat desa dalam menjaga budaya, melestarikan lingkungan, serta mendorong potensi wisata lokal agar semakin dikenal luas.
(Tribunpekanbaru.com/Alexander)