TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Kondisi anggaran yang tidak stabil dialami oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) pada tahun ini.
Hal ini diakibatkan berkurangnya dana transfer baik dari pemerintah Provinsi Riau serta pusat.
Alhasil Pemkab Inhu belum melaksanakan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Inhu, Venny Rismawanty mengatakan bahwa dengan kondisi anggaran saat ini, Pemkab Inhu belum dapat melaksanakan rekrutmen CPNS serta PPPK.
"Belum bisa kita laksanakan karena kondisi anggaran, bagaimana nanti kita akan membayarkan gajinya kalau kondisi anggaran kita masih seperti ini," ujar Venny.
Disamping itu, Venny mengatakan hingga kini belum ada arahan dari pemerintah pusat untuk melaksanakan seleksi CPNS atau PPP di Kabupaten Inhu.
Untuk kebutuhan pegawai sendiri, Venny mengaku pegawai di lingkungan Pemkab Inhu saat ini masih cukup. Bahkan untuk bidang pendidikan, jumlah pegawai masih banyak.
"Jumlah pegawai kita cukup, di bidang pendidikan masih berlebih. Bahkan karena banyaknya, ada guru yang jam mengajarnya gak dapat," ungkap Venny.
Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa hal ini juga sebanding dengan jumlah pegawai di lingkungan Pemkab Inhu yang pensiun pada tahun ini, yakni sebanyak 49 orang.
"Kurang lebih tahun ini yang pensiun itu sekitar 49 orang, dan kebanyakan guru," ujarnya.
Oleh karena itu, pada tahun ini Pemkab Inhu dipastikan tidak akan melakukan rekrutmen CPNS.
Meski begitu ia menyebutkan peluang rekrutmen CPNS maupun PPPK di lingkungan Pemkab Inhu bisa dilakukan di tahun depan, dengan catatan kondisi anggaran di Pemkab Inhu sudah stabil.
(Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)