Kronologi Pekerja Bangunan Kendari Tewas Tersengat Listrik di Konawe, Jatuh dari Ketinggian 4 Meter
Sitti Nurmalasari July 26, 2026 08:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Suasana duka mendalam menyelimuti keluarga AL (32), seorang pekerja bangunan asal Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

AL mengembuskan napas terakhirnya setelah mengalami kecelakaan kerja fatal saat beraktivitas di lokasi pembangunan koperasi di Desa Duriaasi, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, pada Jumat (24/7/2026).

Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Muh Jefri Hamzah, menjelaskan, kejadian berlangsung sekira pukul 09.00 Wita.

Kala itu, korban bersama rekan-rekannya tengah bergotong-royong memasang kuda-kuda bangunan di bagian atas konstruksi.

Tanpa disadari, rangka besi yang sedang diangkat oleh korban menyentuh kabel listrik bertegangan yang berada di sekitar lokasi.

Baca juga: Kecelakaan Mobil Boks Hantam Tiang Listrik di Buton Utara, Kendaraan Ringsek, Tak Ada Korban Jiwa

"Dalam hitungan detik, aliran listrik mengalir melalui kuda-kuda besi yang dipegang korban. Sengatan listrik membuat tubuh AL terpental dan terjatuh dari ketinggian sekitar empat meter," jelasnya, Minggu (26/7/2026).

Melihat kejadian tersebut, rekan-rekan kerja korban langsung panik dan berusaha memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat.

Mengingat kondisi luka yang dialami korban cukup serius, pihak medis puskesmas segera merujuk AL ke RSUD Konawe guna mendapatkan penanganan intensif.

Korban tiba di rumah sakit sekira pukul 10.00 Wita dan langsung ditangani secara maraton oleh tim medis.

Berjam-jam penanganan dilakukan, tapi kondisi kesehatan AL tak kunjung membaik. 

Baca juga: Niat Kemping Berakhir Tragis, Remaja 18 Tahun Tewas Tersengat Listrik Saat Mandi di Pulau Bokori

Sekira pukul 14.44 Wita, dokter memutuskan untuk memindahkan korban ke ruang (ICU) agar mendapatkan perawatan intensif yang lebih ketat.

Namun pukul 21.40 Wita, kondisi kesehatan korban justru makin kritis hingga tak sadarkan diri. 

Sebelas menit berselang, tepatnya pukul 21.51 Wita, tim dokter RSUD Konawe menyatakan AL telah meninggal dunia.

Malam itu juga, jenazah korban langsung diantar dan dipulangkan menggunakan ambulans menuju rumah duka di Jalan Fajar Menanti, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat.

"Korban meninggal dunia di rumah sakit. Jenazahnya sudah dipulangkan ke rumah duka dan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," jelas Kasat Reskrim Polres Konawe.

Jarak RSUD Konawe dengan Kelurahan Sanua sekira 67 kilometer (km), waktu tempuh 1 jam 37 menit berkendara.

Lokasi rumah sakit tersebut berada di Jalan Diponegoro No 301, Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.