Pencarian Hari Kedua Nihil, Korban Tercebur di Irigasi Batanghari Lampung Timur Belum Ditemukan
soni yuntavia July 26, 2026 09:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Timur - Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang pemuda yang diduga tercebur ke saluran irigasi Batanghari di Kabupaten Lampung Timur.

Baca juga: Jasad Pria Mengapung di Sungai Irigasi, Diawali Penemuan Motor Tercebur

Memasuki hari kedua operasi pencarian pada Minggu (26/7/2026), korban bernama Andre Saputra (20), warga Desa Enggal Mulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, belum berhasil ditemukan.

Komandan Tim (Dantim) Rescuer Basarnas Lampung, Dedi Pranata, mengatakan pencarian telah dilakukan sejak pagi hingga sore hari, namun belum membuahkan hasil.

"Hingga pukul 17.00 WIB, korban masih belum ditemukan. Operasi pencarian akan dilanjutkan kembali besok pagi sesuai rencana operasi hari ketiga," ujar Dedi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban bersama rombongannya diketahui sedang dalam perjalanan pulang menuju Kota Metro dari arah Sekampung.

Diduga karena tidak menyadari adanya tikungan tajam, sepeda motor yang dikendarai Andre kehilangan kendali hingga terjatuh ke dalam saluran irigasi dengan arus yang cukup deras.

Basarnas Lampung menerima laporan kejadian dari Polsek Batanghari pada pukul 23.46 WIB.

Tim rescue kemudian diberangkatkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 01.15 WIB untuk bergabung dengan unsur SAR lainnya.

Pencarian awal dilakukan hingga pukul 03.25 WIB sebelum dihentikan sementara dan dilanjutkan keesokan harinya.

Pada hari kedua, Tim SAR Gabungan membagi operasi pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran irigasi sejauh sekitar 7,2 kilometer. 

Sementara itu, SRU kedua melakukan pencarian melalui jalur darat dengan menyusuri bantaran irigasi sepanjang kurang lebih 4 kilometer.

Menurut Dedi, derasnya arus saluran irigasi menjadi tantangan utama yang dihadapi petugas selama proses pencarian sehingga seluruh personel harus bekerja dengan penuh kehati-hatian.

Karena kondisi mulai gelap dan korban belum ditemukan hingga sore hari, operasi SAR dihentikan sementara dan dijadwalkan kembali berlangsung pada Senin (27/7/2026) pukul 07.00 WIB.

Operasi pencarian melibatkan puluhan personel gabungan yang terdiri atas Basarnas Lampung, Polsek Batanghari, Kodim dan Koramil Batanghari, BPBD Kabupaten Lampung Timur, BPBD Kota Metro, Tagana, keluarga korban, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra ) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.