Leandro Paredes ungkap laga terakhir Lionel Messi usai final Piala Dunia 2026, saat Argentina berharap sang GOAT berubah pikiran soal masa depan
Budi Santoso July 26, 2026 09:13 PM

Leandro Paredes membuat geger dunia sepak bola setelah mengungkap bahwa Lionel Messi memandang final Piala Dunia 2026 sebagai pertandingan perpisahannya dari sepak bola internasional. Bintang Inter Miami itu diliputi air mata usai Argentina kalah dari Spanyol, dan rekan setim lamanya kini membuka pandangan sang kapten pada malam emosional di Amerika Utara tersebut.

Pilu bagi Albiceleste

Rasa sakit akibat kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026 semakin terasa setelah pengakuan Paredes soal masa depan Messi di tim nasional. Dalam wawancara usai kembali menjalani tugas klub bersama Boca Juniors, gelandang berusia 32 tahun itu mengakui bahwa peraih Ballon d’Or delapan kali tersebut sudah secara mental mempersiapkan laga melawan Spanyol sebagai penampilan pamungkasnya.

Rencana pensiun rahasia Messi terungkap

Paredes menyampaikan kabar yang selama ini paling ditakuti banyak penggemar Argentina saat membahas suasana emosional di dalam kubu tim. Bintang Boca Juniors itu berbicara tak lama setelah memberi assist penentu kemenangan saat melawan O'Higgins pada leg pertama playoff knockout Copa Sudamericana.

“Itu menyakitkan karena, seperti yang kami katakan sepanjang Piala Dunia, kami tidak ingin momen pertandingan terakhir itu tiba,” ungkap Paredes. “Saya pikir dia sudah membuat keputusan bahwa itu adalah laga terakhirnya untuk tim nasional.”

Meski pengakuan itu terdengar suram, Paredes tetap berharap mantan rekan setimnya di Paris Saint-Germain itu mau mempertimbangkan ulang. “Saya harap tidak, saya harap dia bisa terus bermain,” tambahnya. “Itu akan menjadi keputusannya. Apa pun yang membuatnya bahagia, pasti juga akan membuat kami bahagia.”

Ketidakpastian menyelimuti skuad Albiceleste

Messi bukan satu-satunya yang memikirkan masa depannya setelah kekalahan tersebut. Paredes sendiri juga meragukan apakah dirinya akan terus membela tim nasional, sehingga membuka kemungkinan adanya perombakan besar di kubu Lionel Scaloni.

Saat dimintai tanggapan soal situasinya sendiri, bintang Boca Juniors itu belum mau memberi kepastian mengenai langkah berikutnya. “Saya tidak tahu, ini sebuah proses. Kami harus mencerna semuanya, memikirkannya, tidak membuat keputusan tergesa-gesa, dan tentu saja ini sesuatu yang harus kami bicarakan,” ujarnya.

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak laporan kami

Membangun ulang untuk masa depan di bawah Scaloni

Potensi keluarnya para pemain senior menjadi tantangan taktis besar bagi Scaloni. Dengan sosok-sosok senior seperti Nicolas Otamendi sudah lebih dulu memastikan kepergiannya, kehilangan Messi dan Paredes akan menandai berakhirnya sebuah era secara definitif. Kini staf pelatih harus memutuskan apakah akan memulai pembangunan ulang total atau berusaha membujuk para veteran yang tersisa agar bertahan untuk satu dorongan terakhir menuju Copa America 2028.

Paredes menegaskan bahwa setiap keputusan harus diambil dengan kepala dingin, meski emosi mentah setelah tersingkir dari Piala Dunia masih terasa. Ia menutup dengan berkata: “Bagi banyak orang, ini akan menjadi keputusan yang sulit, apakah akan lanjut atau tidak. Itu adalah proses yang indah, spektakuler; kami meraih hal-hal penting. Akan sangat sulit untuk mempertahankan level ini, agar kelompok ini terus berjalan seperti ini. Kami harus mempertimbangkan banyak hal dan berbicara dengan pelatih, lalu membuat keputusan dengan tenang.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.