BANJARMASINPOST.CO.ID - Juventus menetapkan banderol sekitar €9 juta untuk Joao Mario, bek yang musim lalu dipinjamkan ke Bologna, sementara Fiorentina disebut-sebut memimpin perburuan transfer ini.
Klub asal Turin dikabarkan siap menyetujui opsi pinjaman dengan klausul pembelian senilai €9 juta di akhir musim 2026/27.
Mario bergabung dengan Juventus musim lalu, tetapi setelah kedatangan Luciano Spalletti posisinya menyusut sehingga sempat dipinjamkan ke Bologna pada paruh kedua musim 2025/26 untuk mencari menit bermain.
Di Bologna ia tampil mengesankan dan menarik minat beberapa klub, termasuk Fiorentina yang kini melakukan pembicaraan intens dengan Juventus.
Baca juga: Transfer Mohamed Salah ke Besiktas Bisa Memikat Dusan Vlahovic Meninggalkan Juventus
Situasi transfer dipengaruhi pengaturan pertukaran pemain antara Juventus dan Bologna.
Juventus mengembalikan Emil Holm ke Bologna, namun skenario Bologna mempertahankan Mario bergantung pada kemungkinan menjual Holm jika Holm tak dilepas, peluang Bologna mengunci transfer permanen Mario berkurang.
Kondisi ini memberi Fiorentina keuntungan dalam negosiasi karena mereka dapat menawarkan rute yang lebih jelas untuk menjamin menit bermain Mario.
Bagi Mario, kepindahan ke Fiorentina menjanjikan kesempatan kembali menjadi starter reguler setelah terpinggirkan di bawah Spalletti di Turin.
Untuk Juventus, melepas Mario dengan nilai yang sesuai membantu proyek perombakan skuad sekaligus mengurangi kelebihan pemain di posisi full-back.
Baca juga: Jadwal Bola Minggu Malam Ini Siaran Indosiar - Streaming: Juventus, Aston Vila, Persija vs Persebaya
Fans Juventus asal Kalimantan Selatan Said Abu Bakar bereaksi.
Menurut Juventini Banjarmasin ini pinjaman dengan opsi beli €9 juta adalah solusi wajar memberi Fiorentina waktu menilai adaptasi Mario, sembari Juventus mempertahankan opsi finansial.
“Mario cocok di tim yang memberi kebebasan menyerang pada full-back Fiorentina bisa memaksimalkan kelebihannya dalam fase ofensif, kata dia.
Secara teknis Mario punya kualitas untuk Liga Italia, terutama support di sayap.
Kalau ke Fiorentina, dia bakal bersaing untuk menjadi starter. Sementara di Juventus jarang main.
(Banjarmasinpost.co.id)