Daftar 6 Peristiwa Hebohkan Jambi Pekan Ini, Polisi Tewas hingga Ayah Jual Bayi Kandung
asto s July 27, 2026 09:48 AM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Enam peristiwa di Jambi yang menghebohkan sepanjang pekan ini dan menjadi sorotan publik, Senin (27/7/2026).

Ada kasus kematian polisi, kriminalitas, kecelakaan, korupsi, penjualan bayi, dan lain-lain.

Berikut rangkuman 6 kasus menghebohkan Jambi pekan ini, lengkap dengan kronologi singkat, perkembangan terbaru, dan fakta-faktanya:

Kecelakaan Maut Lagi di Jalan Ness Jambi, 1 Perempuan Tewas Akibat Hindari Lubang



 

JALUR MAUT JAMBI - Ruas Jalan Ness jalur alternatif penghubung Kota Jambi dengan Muara Bulian kembali memakan korban, Senin (21/7/2026).
JALUR MAUT JAMBI - Ruas Jalan Ness jalur alternatif penghubung Kota Jambi dengan Muara Bulian kembali memakan korban, Senin (21/7/2026).(TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA)

 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Belum genap sebulan, ruas Jalan Ness yang menjadi jalur alternatif penghubung Kota Jambi dengan Muara Bulian kembali memakan korban, Senin (21/7/2026). 

Seorang perempuan berinisial R, warga Sungai Rengas, Kabupaten Batanghari, kehilangan nyawa akibat kecelakaan di dekat Simpang Citra Raya, Kabupaten Muaro Jambi.

Diduga, R berusaha menghindari lubang di badan jalan hingga terjatuh dan meninggal dunia.

Jalur Maut di Ness

Peristiwa terbaru ini menambah daftar kecelakaan yang berulang di ruas Jalan Ness. 


Baca Selengkapnya



Eks Dirut PDAM Tirta Mayang Kota Jambi Buka-bukaan di Sidang Korupsi Pengadaan Sucolite



 

KESAKSIAN - Direktur Utama PDAM Tirta Mayang Kota Jambi, Dwike Riantara, menjadi saksi kasus korupsi pengadaan bahan kimia penjernih air jenis Sucolite LA24HZ periode 2021-2023, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi, Kamis (23/7/2026),
KESAKSIAN - Direktur Utama PDAM Tirta Mayang Kota Jambi, Dwike Riantara, menjadi saksi kasus korupsi pengadaan bahan kimia penjernih air jenis Sucolite LA24HZ periode 2021-2023, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi, Kamis (23/7/2026),(Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Eks Direktur Utama PDAM Tirta Mayang Kota Jambi, Dwike Riantara, buka-bukaan soal pengadaan bahan kimia penjernih air jenis Sucolite LA24HZ periode 2021-2023, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi. 

Dalam sidang dugaan korupsi pengadaan bahan kimia penjernih air di Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi, Kamis (23/7/2026), Dwike Riantara mengatakan hal tersebut merupakan kelanjutan dari kebijakan yang telah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya.

Dalam keterangannya sebagai saksi, Dwike juga menegaskan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), penetapan harga satuan, hingga Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dilakukan oleh tim yang dibentuk perusahaan.

Ia menyebut proses pengadaan telah berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

"Penggunaan (bahan kimia) merupakan kelanjutan dari kebijakan yang telah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya," ujar Dwike di hadapan majelis hakim.


Baca Selengkapnya



5 Kejanggalan Kematian Brigadir Eko Winarno di Tanjabtim, Ada Keanehan di Lapangan



 

LOKASI KEJADIAN - Penampakan rumah indekos milik Brigpol Eko Winarto Saputra, tempatnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Senin (21/7/2026). Lokasinya di Lorong Kamboja, Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, antara minggu lalu dan hari ini.
LOKASI KEJADIAN - Penampakan rumah indekos milik Brigpol Eko Winarto Saputra, tempatnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Senin (21/7/2026). Lokasinya di Lorong Kamboja, Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, antara minggu lalu dan hari ini.(Tribunjambi.com/Rifani Halim)

 

Setidaknya ada 5 kejanggalan hasil temuan lapangan dalam kasus kematian Brigadir Eko Winarno Saputra. Lokasi kematian Anggota Polres Tanjabtim itu di Lorong Kamboja, Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak Barat. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Penelusuran Tribun Jambi di lapangan mengungkap sejumlah temuan yang memunculkan tanda tanya dalam kasus kematian Brigadir Polisi Eko Winarno Saputra.

Anggota Polres Tanjung Jabung Timur itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di rumah indekos miliknya di Lorong Kamboja, Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak Barat.

Saat ini, hasil autopsi maupun penyelidikan belum diumumkan Polda Jambi.

Tribun Jambi melakukan penelusuran di lapangan, dan menemukan sejumlah temuan dan kejanggalan.


Baca Selengkapnya



Pemuda di Kota Jambi Naik Ninja ZX-6R Tabrakan vs Mobil hingga Remuk, Suara Meraung



 

TABRAKAN ZX 6R - Pengendara motor sport Kawasaki Ninja ZX-6R Kota Jambi bertabrakan dengan mobil putih. Kondisi kedua kendaraan remuk.
TABRAKAN ZX 6R - Pengendara motor sport Kawasaki Ninja ZX-6R Kota Jambi bertabrakan dengan mobil putih. Kondisi kedua kendaraan remuk.(TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anak muda di Kota Jambi naik motor sport Kawasaki Ninja ZX-6R tabrakan dengan mobil putih.

Kondisi Ninja ZX-6R warna hijau itu remuk begitu mengalami kecelakaan di Jambi, begitu juga mobil putih tersebu.

Video kecelakaan lalu lintas yang memperlihatkan sebuah sepeda motor sport berwarna hijau ringsek seusai menabrak bagian belakang mobil pribadi virall.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada malam hari di kawasan Simpang Lampu Merah Adipura, Thehok, Kota Jambi, tepatnya di depan Alfamart Wahyu.

Rekaman video berdurasi sekitar 15 detik diunggah akun Instagram @kabarjambiupdate.


Baca Selengkapnya



Aksi Mencekam Duel Senjata Tajam Antar Remaja di Taman Rimba Jambi Viral



 

MENCEKAM - Sebuah video viral yang mengabadikan aksi pertikaian mencekam antar pemuda menggunakan senjata tajam (sajam) di kawasan Taman Rimba, Kota Jambi.
MENCEKAM - Sebuah video viral yang mengabadikan aksi pertikaian mencekam antar pemuda menggunakan senjata tajam (sajam) di kawasan Taman Rimba, Kota Jambi.(HO/IST)

 

TRIBUNJAMBI.COM – Sebuah video viral yang mengabadikan aksi pertikaian mencekam antar pemuda menggunakan senjata tajam (sajam) di kawasan Taman Rimba, Kota Jambi.

Aksi tak terpuji itu mendadak menjadi sorotan publik setelah diunggah oleh akun Instagram @kabarkampungkito_official. 

Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menyertakan keterangan bernada sentilan, "Agek teken kaki baru nyesal pas tuo, galak dogol" (Nanti saat kaki pincang/terkena sabetan baru menyesal di masa tua, suka bertindak konyol).

Peristiwa pertikaian tersebut terekam dalam suasana malam hari di ruas jalan raya yang tampak minim penerangan. 


Baca Selengkapnya



Ibu Tak Sempat Peluk Bayi yang Diambil Paksa Sekelompok Orang di Batang Hari



 

BAYI - F (27) ibu kandung bayi delapan bulan yang diduga dijual di Batang Hari, didampingi kuasa hukumnya menunjukkan foto bayi yang dibawa kabur dari rumah aman Batang Hari, Minggu (26/7/2026). Ia bahkan tak sempat memeluk bayinya.
BAYI - F (27) ibu kandung bayi delapan bulan yang diduga dijual di Batang Hari, didampingi kuasa hukumnya menunjukkan foto bayi yang dibawa kabur dari rumah aman Batang Hari, Minggu (26/7/2026). Ia bahkan tak sempat memeluk bayinya.(Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)

 

"Ibu F sebagai ibu kandung juga tidak mendapat kesempatan untuk memeluk anak itu."
Prayogi
Kuasa Hukum Ibu Bayi

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN – F (27) masih menunggu bayinya kembali ke pelukannya setelah suaminya, T (27) diduga menjual darah daging mereka.

Sekelompok orang dengan membawa senjata tajam membawa bayi berusia delapan bulan itu dari rumah aman.

Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) itu kini menjadi sorotan. Kasus tersebut terjadi di Desa Malapari, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari.

Seorang bayi perempuan berusia delapan bulan diduga dijual oleh ayah kandungnya sendiri dengan nilai transaksi Rp20 juta.


Baca Selengkapnya



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.