PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) resmi membuka Program Studi Magister Manajemen Pendidikan.
Kehadiran program studi ini menjadi langkah strategis Unmuh Babel dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Kami berharap dengan hadirnya program studi baru ini dapat memberikan kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan di Bangka Belitung. Kami ingin memastikan lulusan kami tidak hanya memiliki gelar, tetapi benar-benar memiliki kualitas yang dibutuhkan masyarakat," kata Rektor Unmuh Babel, Fadillah Sabri, dalam konferensi pers di Ruang Rapat Unmuh Babel, Jumat (24/7/2026).
Fadillah menyebutkan, pembukaan program pascasarjana tersebut merupakan bentuk amanah yang diemban Unmuh Babel untuk menghadirkan pilihan pendidikan lanjutan bagi masyarakat Bangka Belitung tanpa harus melanjutkan studi ke luar daerah.
"Kami berkomitmen menjaga kualitas pendidikan. Program ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab kami dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bangka Belitung," ujarnya.
Fadillah memastikan seluruh tenaga pengajar telah dipersiapkan untuk mendukung proses pembelajaran pada Prodi Magister Manajemen Pendidikan.
Dengan demikian, kualitas pendidikan dapat berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Unmuh Babel memberikan promo khusus bagi calon mahasiswa Prodi Magister Manajemen Pendidikan.
Sebanyak 10 pendaftar pertama dibebaskan dari biaya pendaftaran senilai Rp500.000.
Selain itu, biaya kuliah juga dibuat lebih fleksibel. Biaya pendidikan per semester sebesar Rp7 juta dapat dibayarkan dalam dua tahap sehingga diharapkan tidak memberatkan mahasiswa.
Sementara itu, biaya pengembangan institusi sebesar Rp5 juta dibayarkan pada semester pertama dan kedua masing-masing Rp2,5 juta.
Adapun biaya matrikulasi sebesar Rp1 juta hanya dikenakan apabila mahasiswa diwajibkan mengikuti program tersebut.
Dengan dibukanya Prodi Magister Manajemen Pendidikan, Fadillah berharap makin banyak tenaga pendidik, kepala sekolah, pengawas sekolah, birokrat pendidikan, hingga praktisi pendidikan di Bangka Belitung yang melanjutkan studi magister tanpa harus meninggalkan daerah.
"Kehadiran program ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus mempercepat pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," tuturnya.
Penjabat Sementara Ketua Program Studi Pascasarjana S2 Manajemen Pendidikan Unmuh Babel, Alpendi, mengatakan, program studi tersebut menjadi satu-satunya Prodi Magister Manajemen Pendidikan di Negeri Serumpun Sebalai yang secara khusus mengembangkan kajian manajemen pendidikan sesuai karakteristik daerah kepulauan.
Alpendi menyebut kurikulum program studi tersebut dirancang dengan mempertimbangkan tantangan pendidikan di Bangka Belitung.
Dengan demikian, lulusannya nanti mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan pengelolaan pendidikan.
"Program studi ini hadir dengan kekhasan manajemen pendidikan yang berbasis pada kebutuhan daerah. Kami melihat Bangka Belitung memiliki tantangan tersendiri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga kurikulum kami disusun sesuai kondisi dan karakteristik daerah kepulauan," tutur Alpendi.
Ia pun berharap, Program Studi Magister Manajemen Pendidikan mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan, baik bagi guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, maupun para pengelola lembaga pendidikan.
"Harapan kami, program ini menjadi salah satu pionir dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bangka Belitung. Pendidikan yang baik akan melahirkan SDM yang lebih unggul dan mampu bersaing dengan daerah lain," ujar Alpendi.
Dia menyebutkan, program studi tersebut didukung jadwal perkuliahan yang fleksibel, dosen profesional, kurikulum berkualitas, jaringan nasional dan internasional, serta fasilitas pembelajaran yang modern. (t2)