Saat Bek Asing Baru Persija Blunder Fatal, Rekrutan Anyar Persib Sukses Bikin Nirbobol dan Menang
Jaisy Rahman Tohir July 27, 2026 09:52 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta tampil dengan dua benteng pertahanan baru, yakni Denis Kolinger dan Radovan Pankov, saat melakoni laga perdana Piala Presiden 2026 melawan Persebaya Surabaya, di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (26/7/2026) malam.

Denis Kolinger yang memiliki tinggi badan 1,99 meter tampil kokoh dengan memenangkan hampir seluruh duel udara.

Di akhir laga, Kolinger juga sempat main sebagai target player dan sempat melesatkan sundulan ke gawang Persebaya.

Namun sayang, gol bek asal Kroasia itu dianulir wasit karena sudah lebih dulu terjebak offside.

Sementara, tandemnya, Radovan Pankov juga tampil perkasa menjaga pertahanan.

Menahan gempuran tuan rumah, Pankov menjadi tembok kokoh yang sulit dilewati.

Petaka datang di menit ke-63. Pankov yang sedang menguasai bola dengan tekanan dari penyerang lawan, Alex Martin, malah membuat kesalahan.

Bek asal Serbia itu hendak mengoper kiper Aqil Savik, namun, arahnya terlalu melebar dan menjadi blunder.

Bola menyusur masuk ke gawang sendiri, sehingga skor 1-0 untuk Persebaya tak terhindarkan. Keunggulan tipis itupun berhasil dipertahankan Persebaya hingga menit akhir.

Sementara itu, pada laga grup A Piala Presiden 2026 lain, PSMS Medan dikalahkan klub asal Thailand, Port FC 2-0.

PSMS dan Persija pun menduduki posisi dua terbawah grup dengan 0 poin, dan Persebaya serta Port FC sama-sama menduduki posisi dua teratas grup dengan 3 poin.

Tembok Baru Persib Kokoh

Di sisi lain, Persib Bandung yang juga menurunkan pemain asing anyarnya, Gabriel Mutombo, tampil digdaya.

Bermain melawan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026), Maung Bandung sukses mengukir kemenangan.

Mutombo yang berduet dengan bek asing lain, Patricio Matricardi, mampu menjaga gawang yang dijaga Teja Paku Alam nirbobol.

Sementara, gol Persib tercipta berkat skema penyerangan dari kaki ke kaki.

Dimulai dari Patricio Matricardi di belakang, bola langsung kepada Balsa Sekulic. Tak lama, Sekulic memberikan bola kepada Berguinho di sisi kanan yang lantas mengirimkan umpan mendatar untuk dituntaskan Uilliam Barros di menit ke-23.

Skor kemenangan 1-0 membuat Persib memimpin klasemen sementara Grup A dengan nilai 3, unggul atas DPMM FC dan Tampine Rovers yang bermain imbang 2-2 pada laga sebelumnya. Sementara, Arema FC berada di peringkat keempat.

Bukan hanya meraih kemenangan, Mutombo juga menikmati pencapaian lain yang tak kalah penting bagi seorang pemain bertahan, yakni membawa Persib mengakhiri pertandingan tanpa kebobolan. Menurutnya, clean sheet menjadi bukti bahwa koordinasi antarpemain di lini belakang berjalan dengan baik.

"Laga pertama saya sangat bagus. Kami menang 1-0 dan mencatatkan clean sheet. Ini modal yang baik untuk pertandingan selanjutnya. Lini belakang bertahan dengan sangat baik," kata Mutombo seusai pertandingan.

Mantan pemain Ratchaburi FC itu menilai, solidnya pertahanan Persib merupakan hasil kerja sama seluruh pemain. Disiplin dalam menjaga organisasi permainan membuat Arema FC kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang pertandingan.

Mutombo berharap penampilan positif tersebut dapat menjadi fondasi bagi Persib untuk menghadapi pertandingan berikutnya melawan DPMM FC pada Selasa, 28 Juli 2026. Ia optimistis, tim asuhan Igor Tolic bisa terus meningkatkan performa seiring semakin kuatnya chemistry antarpemain.

Selain puas dengan hasil di atas lapangan, Mutombo juga dibuat terkesan oleh atmosfer pertandingan. Laga debutnya di Indonesia langsung disambut ribuan Bobotoh yang memenuhi Stadion Si Jalak Harupat dan tak henti memberikan dukungan sepanjang pertandingan.

"Atmosfer stadion sangat gila. Untuk sebuah laga perdana bagi saya, atmosfernya sungguh luar biasa," ungkap bek berusia 29 tahun tersebut.

Sorak-sorai Bobotoh, menurut Mutombo, menjadi pengalaman yang berbeda dibandingkan yang pernah ia rasakan selama berkarier di luar negeri. Dukungan luar biasa dari tribun memberikan motivasi tambahan bagi dirinya untuk tampil maksimal.

Pada pertandingan tersebut, Mutombo juga beberapa kali terlihat aktif memberikan instruksi kepada rekan-rekannya di lini belakang. Namun, ia menolak anggapan bahwa dirinya menjadi satu-satunya pemimpin di sektor pertahanan.

"Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik. Jika bisa memberikan kepemimpinan, saya akan mencobanya. Namun pada dasarnya, setiap pemain di lini belakang mampu melakukan hal itu," tegasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.