Mahasiswa Pisiform Himafisio Unhas Dorong UMKM Desa Belo Naik Kelas Lewat Program MAPPALEBBI
Kiki Content Writer July 27, 2026 12:22 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG – Mahakarya Physiotherapy Scientific Forum (Pisiform) Himpunan Mahasiswa Fisioterapi (HIMAFISIO) Fakultas Keperawatan (Fkep) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk MAPPALEBBI di Desa Belo, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng.

Program yang berlangsung pada 30 Juni hingga 5 Juli 2026 ini difokuskan pada pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui peningkatan kapasitas usaha, mulai dari pengelolaan keuangan, pengemasan produk, hingga pemasaran digital.

Pembukaan program MAPPALEBBI dilaksanakan pada Rabu (1/7/2026) di Aula Kantor Desa Belo dan melibatkan pemerintah desa, dosen pendamping, serta berbagai mitra sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat.

Program ini lahir dari hasil observasi yang menunjukkan potensi produk lokal Desa Belo belum dimanfaatkan secara optimal. Sebagian besar produk masih dipasarkan secara konvensional dengan kemasan sederhana sehingga daya saingnya relatif rendah.

Selain itu, pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan pemasaran juga masih terbatas sehingga jangkauan pasar produk lokal belum berkembang secara maksimal.

Melalui program MAPPALEBBI, mahasiswa menghadirkan tiga fokus pendampingan, yakni pelatihan pembukuan keuangan sederhana, standardisasi pengemasan dan branding produk, serta digitalisasi usaha melalui pemanfaatan media sosial dan platform digital.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan community empowerment atau pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, pelatihan, praktik, hingga pendampingan secara langsung kepada anggota Kelompok Wanita Tani.

Selain pelatihan, tim Mahakarya Pisiform juga meluncurkan logo produk KWT sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas merek produk lokal agar lebih mudah dikenal konsumen.

Program kemudian ditutup dengan evaluasi bersama untuk memastikan seluruh materi yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh para peserta.

Melalui MAPPALEBBI, mahasiswa HIMAFISIO Fakultas Keperawatan Unhas berharap produk lokal Desa Belo memiliki nilai tambah, daya saing yang lebih baik, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.