TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Riau berharap Muktamar PBNU yang akan pada Agustus mendatang dapat melahirkan ketua umum yang mampu membawa Nahdlatul Ulama (NU) semakin maju sekaligus bersinergi dengan pemerintah dalam membangun bangsa.
Mukhtamar PBNU ini rencananya akan digelar di di Jombang, Jawa Timur.
Ketua Harian DPW PKB Riau, Sugianto mengatakan PKB memiliki hubungan historis yang erat dengan NU karena lahir dari rahim organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.
"PKB lahir dari rahim NU. Kami dari Riau berharap Muktamar di Agustus benar-benar memilih ketua PBNU yang bisa membawa NU lebih maju ke depan dan membawa jamaah Nahdliyin bersama pemerintah memajukan segala aspek di negara ini," ujar Sugianto Senin (27/7/2026).
Mantan Ketua Banser Riau itu mengatakan, Muktamar PBNU merupakan momentum penting bagi warga Nahdliyin untuk menentukan arah organisasi lima tahun ke depan.
Karena itu, seluruh proses diharapkan berjalan lancar, khidmat, dan menghasilkan keputusan terbaik.
Ia berharap forum tertinggi NU tersebut mampu mengakomodasi aspirasi seluruh warga Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia sehingga menghasilkan pemimpin yang diterima semua kalangan.
Menurut Sugianto, sosok yang terpilih nantinya harus merupakan ulama yang memiliki kapasitas, integritas, serta mampu menjaga persatuan warga NU di tengah berbagai tantangan bangsa.
Baca juga: MUKTAMAR NU: NU Riau Harap Ketua Baru PBNU Baru Punya Gagasan Besar, dari NU Air hingga Perbankan NU
Selain itu, ia menilai regenerasi kepemimpinan juga menjadi hal penting. Menurutnya, banyak tokoh muda NU yang memiliki potensi besar untuk membawa PBNU menjadi organisasi yang semakin maju.
Salah satu nama yang dinilai memiliki potensi tersebut adalah KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf.
Sugianto menyebut figur muda seperti Gus Yusuf layak diperhitungkan karena dinilai mampu menghadirkan gagasan baru bagi kemajuan PBNU.
Sugianto berharap siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Ketua Umum PBNU dapat menjadi pemimpin yang merangkul seluruh elemen Nahdliyin, memperkuat peran NU dalam kehidupan berbangsa, serta terus bersinergi dengan pemerintah demi kemajuan Indonesia.
(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)