AS Disebut Sangat Melemah usai Perang Iran, Stok Rudal Terkuras, Thomas Massie: Semua Demi Israel
Aura Dewi Arafuru July 27, 2026 12:42 PM

- Seorang politikus Partai Republik melontarkan kritik keras terhadap kebijakan Amerika Serikat dalam perang melawan Iran.

Ia menilai Washington justru melemah karena terlalu jauh terlibat demi kepentingan Israel.

Perdebatan soal perang Amerika Serikat melawan Iran kembali memanas di Washington.

Politisi Partai Republik Thomas Massie menilai AS justru menjadi pihak yang paling dirugikan.

Melalui akun X, Massie mengatakan perang tersebut telah sangat melemahkan Amerika Serikat.

Ia menilai pengorbanan besar itu dilakukan demi kepentingan Israel.

Menurut Massie, perang telah menguras stok rudal pencegat milik AS.

Cadangan minyak disebut ikut menipis akibat konflik yang terus berlanjut.

Ia juga menyoroti bertambahnya korban di pihak militer Amerika Serikat.

Selain itu, harga kebutuhan masyarakat disebut ikut terdampak karena biaya perang yang terus meningkat.

Massie menilai utang pemerintah semakin membengkak selama konflik berlangsung.

Menurutnya, kebutuhan dalam negeri justru dikesampingkan demi perang di Timur Tengah.

Di tengah kritik tersebut, Axios melaporkan CENTCOM menyarankan penghentian serangan di sekitar Selat Hormuz.

Komandan CENTCOM disebut menilai efektivitas serangan mulai menurun setelah berlangsung sekitar dua pekan.

Laporan itu juga menyebut sebagian besar target militer penting telah berhasil dihantam.

Sementara itu, Pentagon mulai mengkhawatirkan menipisnya persediaan rudal Patriot.

Kondisi tersebut dinilai dapat mengurangi kemampuan AS melindungi pangkalan dan sekutunya bila konflik kembali meningkat.

Di tengah situasi itu, kritik terhadap kebijakan perang Washington terus menguat.

Hal ini dinilai justru menguras kekuatan AS tanpa menghasilkan keuntungan strategis yang jelas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.