Nelayan di Langsa Hilang Misterius Saat Mencari Ikan, Perahu Ditemukan di Sungai
Muliadi Gani July 27, 2026 12:54 PM

 

PROHABA.CO, LANGSA - Seorang nelayan bernama Muhammad Amin (42), warga Gampong Lhok Banie, Kecamatan Langsa Barat, dilaporkan hilang misterius saat mencari ikan di perairan sungai setempat, Minggu (26/7/2026).

Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran keluarga dan warga sekitar setelah perahu mesin milik korban ditemukan terapung tanpa pengemudi.

Perahu mesin milik korban pertama kali ditemukan oleh nelayan lain sekitar pukul 16.30 WIB di alur sungai Gampong Simpang Lhee kawasan perairan yang menghubungkan Sungai Paoh dan Kuala Langsa.

Saat ditemukan, kondisi perahu terombang-ambing di tengah sungai tanpa keberadaan Muhammad Amin di atasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Muhammad Amin diketahui berangkat melaut untuk mencari nafkah sejak pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB. 

Aktivitas tersebut merupakan rutinitas harian korban untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Namun, memasuki sore hari, kekhawatiran mulai muncul ketika rekan sesama nelayan melintas di alur sungai Simpang Lhee pukul 16.30 WIB dan melihat perahu mesin milik korban terombang-ambing mengapung sendirian. 

Setelah mendekat dan memastikan korban tidak ada di lokasi, para nelayan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang dan perangkat gampong setempat.

Baca juga: Nelayan Aceh Singkil Ditemukan Selamat Usai Perahu Karam Dihantam Badai di Pulau Birahan

Baca juga: Kebakaran Hebat Dekat Mal Suzuya Banda Aceh, Empat Bangunan Hangus Dilalap Api

Tim SAR Gabungan Dikerahkan Menyisir Sungai

Menerima laporan darurat tersebut, Tim SAR Pos Langsa bergerak cepat menerjunkan personel untuk membackup proses pencarian yang telah dimulai secara swadaya oleh warga dan nelayan lokal sejak petang.

Koordinator Pos SAR Langsa, Budi Darmawan, membenarkan adanya insiden nelayan hilang tersebut.

Pihaknya langsung menyiapkan armada rescue dan berkoordinasi dengan potensi SAR setempat begitu menerima laporan awal.

"Kami sudah menerima laporan nelayan hilang ini.

Tim SAR Pos Langsa mengerahkan satu unit rubber boat (perahu karet bermesin) beserta tujuh petugas yang bergerak menyisir lokasi sejak petang dari TPI Gampong Simpang Lhee," ujar Budi.

Pencarian yang melibatkan Tim SAR gabungan bersama masyarakat dan nelayan terus berlanjut hingga malam hari.

Petugas menyisir setiap sudut alur sungai di sekitar titik ditemukannya perahu korban dengan penerangan seadanya, berharap Muhammad Amin dapat segera ditemukan," ujar Budi.

(Serambinews.com/Zubir)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.