Deteksi Penyakit hingga Khitan Massal, Dinkes Batang Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Sambut HUT RI
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang memanfaatkan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, Dinkes juga menyiapkan khitan massal sebagai bagian dari bakti sosial yang menyasar warga Batang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr Ida Susilaksmi, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya deteksi dini penyakit.
"Khitanan massal yang berkolaborasi dengan Korpri dan Pemkab akan dilaksanakan pada 20 Agustus 2026 di Kecamatan Bawang," kata Ida kepada Tribunjateng, Senin (27/7/2026).
Selain khitan massal, Dinkes akan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan OPD, organisasi profesi, serta masyarakat umum.
Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan fisik, laboratorium dasar dan spesifik, pemeriksaan gigi, mata, kesehatan jiwa, hingga konsultasi medis.
Menurut Ida, pemeriksaan kesehatan rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini sebelum berkembang menjadi lebih parah.
"Pemeriksaan kesehatan pegawai dan masyarakat ini sangat penting untuk mengetahui secara dini potensi risiko yang ada di dalam tubuh kita. Jangan sampai tidak ketahuan, tiba-tiba ternyata membawa penyakit jantung, hipertensi, diabetes, dan sebagainya," ujarnya.
Di sisi lain, Dinkes Batang juga terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui program Active Case Finding (ACF) menggunakan Portable X-Ray.
Program tersebut menyasar kelompok berisiko tinggi, seperti penderita diabetes melitus, lansia, kontak erat pasien TBC, serta warga yang tinggal di kawasan padat penduduk.
Sebanyak 902 orang menjadi target skrining TBC pada pelaksanaan bulan ini dengan dukungan tiga rumah sakit dan dokter spesialis paru di Kabupaten Batang.
Tak hanya fokus pada pencegahan penyakit menular, Dinkes juga terus mendekatkan layanan dokter spesialis ke wilayah yang jauh dari rumah sakit melalui program Dokter Spesialis Keliling (Darling).
Sejak diluncurkan pada Juni 2025, program ini telah melayani 382 pasien di empat wilayah puskesmas.
Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, seluruh puskesmas dan laboratorium daerah di Kabupaten Batang kini telah menerapkan sistem pembayaran non-tunai sejak Juni 2026.
Melalui berbagai program tersebut, Dinkes berharap masyarakat semakin mudah memperoleh layanan kesehatan sekaligus terdorong untuk melakukan pemeriksaan secara berkala sebagai upaya mencegah penyakit sejak dini.
"Insya Allah dalam waktu dekat nanti akan dilaksanakan di Puskesmas Bawang 1," ungkapnya. (Ito)